
BMKG: Waspadai Petir di Tanjungpinang

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Badan Meteorologi, Klimatologi Geofisika Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai petir berkekuatan besar karena dapat membahayakan keselamatan.
"Petir berkekuatan besar yang akhir-akhir ini terjadi berpotensi menyambar orang yang berada di bawah pohon atau menggunakan ponsel," kata prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Tanjungpinang, Ardito Beramandika Putra, Selasa.
Menurut dia, keselamatan warga yang berteduh di bawah pohon besar pada saat hujan lebat yang disertai petir menjadi terancam karena pohon merupakan salah satu pengantar petir. Sebaiknya, warga berteduh di teras atau halaman rumah penduduk dengan mematikan ponselnya.
Sinyal yang keluar dari ponsel juga merupakan pengantar terbaik petir. Karena itu beberapa orang yang menggunakan ponsel disambar petir.
"Sering kami temui warga menggunakan cara yang tidak tepat untuk menghindar dari hujan yang disertai petir karena berteduh di bawah pohon rindang. Padahal pohon merupakan salah satu pengantar terbaik petir," ujarnya.
Sebagian lahan di Tanjungpinang yang memiliki kandungan bauksit juga merupakan pengantar petir. Hal itu menyebabkan petir yang dilepaskan awan comulunimbus memiliki kekuatan besar di Tanjungpinang.
"Bauksit itu mengandung logam, karena itu menjadi pengantar petir yang baik. Pada saat ada petir sebaiknya warga tidak berada di tanah lapang," ungkapnya.
Ardito mengungkapkan, awan comulunimbus yang memiliki ciri tebal dan berwarna hitam tidak hanya menghasilkan petir, melainkan juga menjadi penyebab terjadinya angin puting beliung dan gelombang besar.
"Awal comulunimbus yang berbentuk seperti kol itu berbahaya, karena dapat menimbulkan petir, angin puting beliung dan gelombang yang besar," katanya. (KR-NP/S023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
