
Voli- Bunga Nusa Mahakam Kandaskan Chiang Rai

Batam (ANTARA Kepri) - Tim Bunga Nusa Mahakam bermaterikan pemain Yuso Guna Darma Yogyakarta mengandaskan perlawanan Chiang Rai VC Thailand di final Kejuaraan Terbuka Bola Voli Internasional Haluan Kepri VI di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu malam.
Diperkuat Ramzil Huda, atlet Indonesia pada SEA Games 2011/Palembang, Bunga Nusa Mahakam (BNM) menang 3-1 (25-22, 23-25, 25-20, 25-14) atas Chiang Rai sekaligus merebut piala bergilir yang tahun silam diraih tim Universitas Batam tetapi pemegang piala itu pada tahun ini absen.
Partai final kelompok putra pada turnamen voli terbesar di Kepri berlangsung meriah sebab libero Chiang Rai W Widsarud maupun kawan setimnya penuh senyum, kadang-kadang berguling-guling di lantai atau menari khas waria ke arah penonton, sementara BNM dari awal hingga akhir tampil garang layaknya pria.
Karena Chiang Rai tampil menghibur, sekitar 7.000 orang penonton berkali-kali menggemakan aplaus ketika tim nasional lapis II Negeri Gajah Putih itu mendapat poin pertama pada set I akibat BNM gagal servis, kemudian ketika terjadi saling susul poin 17-17, 20-20 pada aset III.
Haluan Kepri Volleyball Open Tournament (HKVOT) VI-Batam International 2012 berlangsung sejak Minggu (22/4) terbagi dalam kelompok putra dan putri dari klub beberapa daerah dalam negeri serta dari Thailand dan Malaysia.
Posisi III putra diduduki tim Lingga Bertuah (Kabupaten Lingga, Kepri) yang mengalahkan Sella Farma (Kabupaten Natuna, Kepri) 3-0 (25-15, 25-23, 25-19).
Di kelompok putri, tim Putra Kelana Jaya (PKJ) dari Kota Batam, Kepri, yang diperkuat atlet Thailand mempertahankan piala bergilir setelah difinal menundukan Batam Tectona, 3-0 (25-16, 25-14, 25-15).
Juara III kelompok putri diraih Universiti Malaysia yang mengandaskan perlawanan Setkab Karimun (Kepri) 3- (19-25, 25-21, 5-22, 25-4).
Wakil Gubernur Kepri Soeryo Respationo katika menyaksikan laga final putra, mengapresiasi Harian Umum Haluan Kepri yang setiap tahun tanpa putus dan kini untuk keenam kalinya menyelenggarakan turnamen bola boli terbesar di provinsi itu, bahkan berkembang dengan melibatkan peserta dari tim luar negeri.
Ketua Panitia Pelaksana HKVOT VI Amri mengatakan akan mengusulkan kepada Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia serta Kementerian Pemuda dan Olahraga agar mengembangkan kejuaraan tahunan tersebut menjadi iven terjadwal setelah turnamen proliga.
"Bila usul kami disetujui, panitia bersedia menggeser HVOT dari April menjadi pada akhir Juni, setelah berlangsung proliga pada akhir Mei," katanya.
(A013)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
