Logo Header Antaranews Kepri

Listrik Sering Mati Picu Kelangkaan Solar

Senin, 14 Mei 2012 22:06 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Aliran listrik PT Pelayanan Listrik Nasional B'right Batam yang mati bergilir menyebabkan bahan bakar solar di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

"Masalah antrean solar ini kami perkirakan karena pemadaman listrik," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi di Batam, Senin.

Ia mengatakan pemadaman listrik oleh PLN B'Right Batam memaksa warga menggunakan genset yang berbahan bakar solar, sehingga pemakaian solar juga melonjak.

Ahmad meminta pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum lebih selektif menjual bahan bakar untuk menjaga pasokan.

Ia mengatakan curiga ada oknum yang beralasan membeli solar dalam jumlah besar untuk kebutuhan solar, padahal untuk industri.

"Pasti ada yang memanfaatkan momentum mati lampu ini, SPBU harus ketat dalam menjual," kata dia.

Sementara itu, Pertamina Wilayah Kepulauan Riau menyatakan terjadi lonjakan permintaan bahan bakar minyak di Kota Batam sejak beberapa pekan terakhir.

"Sejak beberapa pekan terakhir terjadi lonjakan permintaan terutama solar dan premium di atas normal," kata Manajer Penjualan PT Pertamina area Kepulauan Riau, I Ketut Permadi.

Ketut tidak merinci secara pasti berapa lonjakan yang diminta oleh pengusaha SPBU di Kota Batam beberapa pekan terakhir. "Yang jelas biasanya sekali kirim cukup untuk tiga hari, namun sekarang sehari saja sudah habis dan meminta tambahan pasokan," katanya.

Kelangkaan solar dan premium kembali terjadi di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau dan mengakibatkan antrean panjang pada beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang masih memiliki persediaan.

Petugas SPBU Taman Kurnia Djaya Alam, Imam mengatakan antrean di SPBU tersebut memanjang hingga ke badan jalan alternatif dari Telagga Punggur arah Batam Centre. Lalu lintas jalur tersebut sempat macet karena banyaknya mobil yang antre di badan jalan.

Antrean hingga puluhan kendaraan juga terlihat pada SPBU samping Kantor PT Pertamina Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) di Batam Centre. Polisi dan petugas terlihat sibuk mengatur lalu lintas di depan SPBU tersebut yang mengalami kemacetan.

"Sejumlah SPBU kehabisan persediaan solar dan premium, jadi di sini terjadi antrean panjang," kata petugas SPBU yang sibuk mengatur lalu lintas.

Hingga sekitar pukul 11.30 WIB, SPBU Kapital Raya dan SPBU Bandara di Batam Centre belum mendapat pasokan dari Pertamina.(Y011/B008)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026