
Wali Kota Minta PLN Segera Atasi Pemadaman

Batam (ANTARA Kepri) - Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Ahmad Dahlan meminta PT Pelayanan Listrik Nasional (b'right PLN Batam/anak perusahaan PT PLN Persero) segera mengatasi pemadaman bergilir yang terjadi sejak lebih satu minggu terakhir.
"Bagaimanapun caranya PLN harus segera mengatasi pemadaman. Jangan sampai rakyat dirugikan dengan pemadaman yang sering terjadi," kata Dahlan di Batam, Sabtu.
Bila terjadi masalah dengan pembangkit yang dimiliki b'right PLN Batam, kata dia, seharusnya bisa diatasi dengan menyewa atau bekerjasama dengan pihak lain yang memiliki pembangkit listrik seperti kawasan Industri Tunas, Batamindo, Kabil, Panbil.
"Seharunya mereka melakukan itu, jangan hanya menunggu sampai perbaikan yang dilakukan selesai. Karena seharusnya di Batam sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir hingga berjam-jam lamanya," kata dia.
Kalaupun harus ada pemadaman, kata dia, harusnya hanya terjadi pada siang hari bukan pada malam hari.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi mengatakan pemerintah mendorong agar b'right PLN menjelaskan kondisinya kepada masyarakat agar mengerti.
"Kami akan panggil PLN bagaimana langkah PLN berikan pengertian ke masyarakat," kata dia.
Seharusnya, kata dia, PLN memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan keterbatasan energi.
Pemerintah kota, kata dia, sulit mensomasi PLN Batam meskipun langkah B'right PLN merugikan masyarakat.
"Kalau kami somasi PLN bisa bangkrut," kata dia.
Sebenarnya, kata dia, pemerintah daerah selalu memberikan advokasi kepada pemerintah pusat untuk mendukung b'right PLN Batam. Apalagi terkait kenaikan harga bahan bakar gas. (KR-LNO/M009)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
