
Batam Targetkan Rekam e-KTP Selesai Tiga Bulan

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menargetkan rekam data kependudukan program kartu tanda penduduk elektronik selesai dalam jangka tiga bulan.
"Kami menargetkan Juni-Agustus perekaman data selesai, atau paling lambat awal September sehingga pada akhir tahun semua e-KTP sudah selesai dan diterima warga," kata Wakil Wali Kota Batam Rudi di Batam, Jumat.
Agar target tersebut tercapai, kata Rudi, akan ada alat perekam tambahan yang didatangkan dari Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang yang sudah terlebih dahulu melaksanakan program itu.
"Pada hari ini di Batam baru dua kecamatan yang sudah terpasang alat rekam data kependudukan. Selain Kecamatan Lubuk Baja, juga Kecamatan Batuampar, yang lainnya segera menyusul," kata Rudi.
Sementara itu Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang meninjau langsung proses rekam e-KTP di Kecamatan Lubuk Baja, mengatakan optimistis hingga tiga bulan ke depan target untuk Batam sebanyak 707.430 orang bisa tercapai.
"Saya optimistis Batam bisa. Ini hari pertama, baru beberapa jam, sudah terekam 30 orang. Kalau tiga menit satu orang, per hari bisa 400 orang," kata Menteri.
Tentang pemindahan alat dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang akan dipindahkan untuk mempercepat rekam e-KTP di Batam, kata Menteri, telah disampaikan pada Gubernur Muhammad Sani.
"Saya sudah menyampaikan pada Gubernur dan disepakati dari setiap kecamatan di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan akan dikirimkan satu alat untuk Batam," kata dia.
Menteri juga meminta Batam serius dalam melaksanakan program e-KTP karena lebih dari setengah penduduk Kepri berada di kota itu.
"Kalau Batam sukses, akan berdampak signifikan pada pencapaian di Provinsi Kepri," kata Gamawan.
Gamawan mengatakan hingga saat ini sekitar 80 juta penduduk Indonesia telah melakukan rekam data program e-KTP. (KR-LNO/N002)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
