
Karangan Bunga Sudono Salim Mulai Berdatangan

Singapura (ANTARA Kepri) - Karangan bunga tanda berduka cita atas meninggalnya pengusaha Sudono Salim mulai berdatangan dan memenuhi Rumah Persemayaman Mount Vernon Parlour 1 Singapura, Senin.
Di antaranya, bunga datang dari Kuntoro Mangkusubroto dan Keluarga serta Prasetya Mulya Foundation and Prasetya Mulya Business School Indonesia.
Dalam suratnya, Kuntoro Mangkusubroto menuliskan, "to mr. Anthony Salim. Deepest Condolences to you and your family in the lost of your father".
Sementara di dalam ruangan persemayaman, beberapa petugas juga sedang menata bunga di sekitar meja panjang tempat meletakan jenazah.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah Salim masih belum tiba di tempat persemayaman.
Mantan Ketua Apindo Bintan Jamin Hidayat yang ditemui di sekitar tempat persemayaman mengatakan jenazah baru akan tiba sekitar pukul 16.00 waktu Singapura.
Sementara itu, di tempat persemayaman, beberapa petugas nampak sedang mempersiapkan tempat duka.
Sebuah tenda besar berwarna putih sudah terpasang di depan rumah persemayaman.
Petugas nampak mempersiapkan tenda-tenda lain untuk dipasang.
Beberapa petugas juga mempersiapkan makanan di gedung persemayaman.
Di lokasi persemayaman nampak beberapa kerabat, namun belum ada keluarga besar Sudono Salim.
Sudono Salim alias Liem Sioe Liong meninggal pada Minggu (10/6) sekitar pukul 15.00 waktu Singapura. Almarhum meninggal dunia dalam usia 97 tahun di Rumah Sakit Raffles Hospital Singapura.
Almarhum adalah konglomerat yang sukses dengan memayungi grup Salim berdiri sejumlah perusahaan besar diantaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indo Mobil Sukses Internasional Tbk, PT Indocement Tunggal Perkasa hingga PT Bank Central Asia Tbk.
Di Provinsi Kepulauan Riau, Salim Grup berkibar antara lain melalui PT Bintan Inti Industrial Estate di Kawasan Industri Lobam, serta Kawasan Wisata Terpadu Lagoi di Kabupaten Bintan, Kawasan Industri Batamindo dan Lapangan Golf Southlinks di Kota Batam, serta melalui Sembawang Shipyard di Kabupaten Karimun.
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
