
Slovakia dan Batam Investasi PLTU Kabil

Batam (ANTARA) - Perusahaan dari negara Slovakia akan menanam modal di bidang pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 2 kali 60 mega watt senilai 185 juta dolar AS di Kabil, Batam, Kepulauan Riau.
Proyek itu akan dikerjasamakan dengan PT Pembangunan Kota Batam (PKB), kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan Batam Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Sabtu setelah menerima kunjungan Sekretaris Pertama Bidang Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar Slovakia Miroslav Ondrej.
Turut serta dalam kunjungan tersebut Presiden Direktur Istroenergo Group (IEG) Jozef Barat dan Deputi Direktur Bank Exim Slovakia Rudolf Silahovec.
Djoko kepada pers menjelaskan, rencana investasi ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara PKB dengan perusahaan Slovakia.
Penandatanganan naskah perjanjian empat bidang usaha antara lain proyek PLTU itu ditandatangani kedua pihak di Bratislava, Slovakia pada 12 Juni 2012 dengan disaksikan Menko Perekonomian RI, Hatta Rajasa dan Menteri Keuangan Pemerintah Slovakia.
Rombongan tamu dari Slovakia dalam kunjungan ke kantor BP Batam mendapatkan penjelasan tentang iklim investasi Pulau Batam yang berstatus daerah perdagangan bebas dan pelabuhan bebas atau "free trade zone" (FTZ) serta meninjau Kawasan Kabil Industrial Estate.
Terkait rencana investasi bidang PLTU tersebut, Dwi Djoko, mengatakan pembangunan kelistrikan Pulau di Batam terus mengalami kemajuan, dan BP Batam selaku pengelola FTZ akan memberikan asistensi dan memfasilitasi sebaik mungkin.
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
