
Lima Ribu Santri Ikuti PPPIN III di Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Sekitar 5.000 santri dari seluruh Indonesia mengikuti Perkemahan Pramuka Pendidikan Islam Nusantara III di Bumi Perkemahan Raja Ali Kelana Kota Batam, Kepulauan Riau, yang dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali, Selasa.
"Perkemahan yang diikuti sekitar 5.000 santri ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan memupuk karakter bangsa," kata Menteri saat membuka acara tersebut di Dataran Engku Putri Batam Centre, Kota Batam.
Ia mengatakan, Indonesia membutuhkan agenerasi penerus yang memiliki karakter sehingga mampu menyejajarkan Indonesia dengan negara lain yang lebih dulu maju.
"Dengan mengikuti berbagai kegiatan yang positif seperti perkemahan ini, akan memupuk jiwa mandiri, peduli, memiliki etos kerja, dan menghargai yang dibutuhan untuk membangun bangsa," kata menteri.
Menteri juga berharap, generasi bangsa juga beroprientasi pada sektor kemaritiman karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan lautan.
"Perlu ditumbuhkan orientasi kemaritiman pada kaum muslimin peserta kemah dan generasi muda Indonesia pada umumnya sebagai dasar pembangunan bangsa," kata dia.
Surya mengatakan, generasi muda Indonesia sekarang merupakan generasi emas yang bisa membawa Indonesia lebih baik dan jauh kebih maju. "Jadikan karakter Indonesia emas sebagai etos kerja," kata dia.
Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani berharap kegiatan PPPIN bisa menciptakan generasi muda yang akan berguna bagi pembangunan.
"Pramuka harus dibesarkan untuk membangun karakter bangsa. Pramuka merupakan kader bangsa yang berkarakter," kata Sani.
Karakter bangsa, kata dia, tercantum dalam Dasa Dharma yang menjadi dasar pergerakan Pramuka Indonesia.
Dalam pembukaan PPPIN tersebut juga dilakukan pencatatan rekor Musium Rekor Dunia Indionesia (MURI) untuk kategori Kirab Gurindam Dua Belas terpanjang di dunia. (KR-LNO/N002)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
