
Tiga Imigran Kembali Ditangkap

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Sebanyak tiga imigran gelap asal Afghanistan kembali ditangkap setelah pekan sebelumnya kabur dengan cara memotong jeruji besi di Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau.
"Mereka ditangkap di Batam, setelah diselidiki mereka merupakan bagian dari 55 imigran Afghanistan yang kabur pada Senin (16/7) lalu," kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang, Yunus Junaid di Tanjungpinang, Rabu.
Tiga imigran yang diketahui bernama Muhammad Nasim, Ali Reza Husaini dan Ali Muhammad itu ditangkap di sebuah rumah di Batam setelah empat hari sebelumnya juga bersembunyi di sebuah rumah di Tanjungpinang.
"Kami tinggal di rumah di Tanjungpinang dan Batam, kami tidak tahu tempatnya dimana," kata salah seorang imigran Nasim.
Namun Nasim enggan menyebutkan siapa yang menampung dan membawa mereka ke Batam dari Tanjungpinang.
"Saya tidak tahu, tempatnya dimana juga tidak tahu," katanya.
Kaburnya para imigran itu diduga dibantu oleh sebuah sindikat sehingga mereka bisa menghindari dan bersembunyi dari kejaran pihak Rudenim dan kepolisian.
Sehari sebelumnya, empat orang Afghanistan yang kabur juga ditangkap di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dan mereka telah mengantongi tiket kapal menuju Pekanbaru.
Dari pakaian dan perlengkapan yang mereka bawa juga baru, walau pun mereka mengaku bersembunyi di hutan selama pelarian.
Hingga saat ini, pihak Rudenim Tanjungpinang dan kepolisian masih mengejar sebanyak 28 orang dari 55 orang imigran Afghanistan yang kabur sebelumnya.
"Kami juga mengimbau warga Tanjungpinang yang melihat orang asing mencurigakan agar melaporkan kepada kami," kata Yunus. (KR-HKY/S023)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
