Logo Header Antaranews Kepri

Bursa Kerja Diharapkan Serap 1.500 Tenaga Kerja

Jumat, 14 September 2012 20:50 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pameran Bursa Kerja yang diselenggarakan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, diharapkan dapat menyerap 1.500 tenaga kerja.

"Bursa kerja diharapkan mampu menyerap 1.500 pekerja," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kera Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Luhut Marbun di Batam, Jumat.

Ia mengatakan bursa kerja yang diadakan Oktober 2012 itu merupakan program pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran di kota industri.

"Dengan acara ini kami berharap warga yang belum mendapatkan pekerjaan agar bisa mendapatkan pekerjaan," kata dia.

Selain itu, bursa kerja juga membantu perusahaan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia.

Kepada warga, ia meminta segera melengkapi berkas yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan.

"Warga yang belum memiliki pekerjaan agar mempersiapkan semua berkas-berkas yang dibutuhkan untuk melamar kerja," kata dia.

Bursa Kerja terbuka untuk semua warga Batam yang membutuhkan pekerjaan, kata dia.

Sementara itu, hingga kini baru 10 perusahaan yang mendaftar untuk ikut serta dalam Bursa Kerja.

Sebanyak 10 perusahaan itu, kata dia, kebanyakan manufaktur dan fabrikasi.

Pemerintah kota, kata dia, membatasi jumlah perusahaan hingga 30 perusahaan mengingat tempat yang terbatas.

"Kalau banyak perusahaan yang mendaftar, tidak bisa kami libatkan semua, paling hanya 30 perusahaan yang bisa diikutkan," kata dia.

Pemerintah kota juga akan menyeleksi perusahaan-perusahaan yang ikut serta bursa kerja untuk menjamin kebenaran dari lowongan yang disiapkan.

"Tidak mungkin perusahaan yang menerima tenaga kerja sedikit yang kami ikutkan," kata Marbun.

Selain menyediakan anjungan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, bursa kerja juga menyiapkan fasilitas seleksi tenaga kerja oleh perusahaan.

Mengenai target peserta calon tenaga kerja, ia memperkirakan akan diikuti 5.000 sampai 6.000 orang. (Y011/N002)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026