Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna dan Kemen PU berbagi pendanaan dalam penataan Pantai Piwang

Rabu, 30 Juli 2025 07:07 WIB
Image Print
Pantai Piwang di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan kerja sama pembiayaan dalam penataan kawasan Pantai Piwang yang berlokasi di Kecamatan Bunguran Timur.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin di Natuna, Selasa mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut dia, Pemerintah Pusat telah menetapkan Natuna sebagai salah satu wilayah pengembangan Kawasan Strategis (PKS).

“Salah satu sasaran prioritas kita Pantai Piwang," ucap dia.

Dalam sharing dana ini, Pemerintah Kabupaten Natuna menanggung pembiayaan tahap perencanaan dalam bentuk penyusunan Detailed Engineering Design (DED), sementara pembangunan fisik akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui Kemen PU.

"Untuk DED anggarannya dari APBD kita, namun untuk pembangunan fisik dari pusat, kita sharing (berbagi)," ucap dia.

Adapun nilai anggaran yang dialokasikan untuk penyusunan DED mencapai sekitar Rp649 juta, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna 2025.

Dokumen DED ini nantinya akan menjadi dasar dan acuan bagi Pemerintah Pusat dalam mengalokasikan anggaran fisik guna mewujudkan penataan kawasan Pantai Piwang.

DED itu mencakup penimbunan tanah, pembangunan ruang terbuka hijau, fasilitas parkir, fasilitas kuliner dan permainan.

Hasil dari penataan ini diyakini tidak hanya akan meningkatkan daya tarik Pantai Piwang sebagai kawasan terbuka hijau, tetapi juga akan memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

"Pantai Piwang akan ditimbun, dan tempat jualan akan kita tata rapi," ujar dia.

Jarmin menambahkan, pelaku usaha lokal, khususnya pedagang kecil yang telah lama berjualan di sekitar pantai, tidak akan ditinggalkan dalam proses revitalisasi kawasan. Justru mereka akan diberikan ruang untuk tetap beraktivitas di lokasi yang sudah ditata agar lebih nyaman dan menarik bagi pengunjung.

"Kita akan berdaya teman-teman yang saat ini jualan di sana untuk mengisi lokasi yang tengah kita proses ini," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026