Logo Header Antaranews Kepri

Batam Belum Butuh Terminal LNG

Rabu, 16 Januari 2013 14:56 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Kota Batam belum membutuhkan terminal gas alam cair (LNG) dalam waktu dekat, karena sumber energi masih mencukupi untuk kebutuhan PT Pelayanan Listrik Nasional Batam.

"Dalam waktu dekat, tiga sampai lima tahun ke depan, Batam belum butuh LNG," kata staf ahli bidang energi Pemerintah Kota Batam, Ahmad Hijazi, di Batam, Rabu.

Ia mengatakan, untuk PLN Batam, saat ini daya sudah berlebih dari PLTU Tanjungkasam dan PLTG Panaran sehingga terminal LNG belum dibutuhkan.

Kecuali, kata dia melanjutkan, interkoneksi listrik Batam-Bintan sudah berjalan, maka dibutuhkan pasokan energi tambahan.

Awalnya, PLN Batam memang membutuhkan terminal gas alam cair untuk mencukupi kebutuhan energi saat pemeliharaan pipa gas PGN. Namun, setelah PLTU Tanjungkasam berfungsi, maka LNG Plan tidak dibutuhkan lagi, karena sudah ada cadangan energi.

Rencananya, PLN Persero, induk perusahaan PLN Batam akan membangun terminal mini gas alam cair di Batam.

Namun, Hijazi mengatakan sampai saat ini belum ada perizinan untuk pembangunan terminal LNG.

"Setahu saya belum ada. Perizinannya memang dari Dirjend ESDM, tapi lokasinya ke kami. Sampai saat ini belum ada," kata dia.

Dari Jakarta diberitakan PLN Persero akan membangun terminal mini LNG untuk memperkuat pasokan gas di Batam.

Terminal LNG di Batam nantinya akan memiliki kapasitas 15 juta metric standard subic feet per day.

LN Persero berharap pembangunan terminal selesai 2015 dengan investasi Rp960 miliar. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026