Logo Header Antaranews Kepri

Tepuk Sakinah jadi cara agar Cantin ingat pilar bangun keluarga

Jumat, 26 September 2025 15:06 WIB
Image Print
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad. ANTARA/HO-Kemenag

Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan inovasi kreatif berupa Tepuk Sakinah dibuat agar calon pengantin (Cantin) mengingat dengan mudah lima pilar membangun keluarga sakinah.

"Melalui Tepuk Sakinah, pilar keluarga sakinah lebih mudah diingat dan suasana pembekalan menjadi lebih hidup," ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Jumat.

Gerakan Tepuk Sakinah menjadi perbincangan hangat masyarakat, utamanya di media sosial, karena dinilai unik, menyenangkan, sekaligus sarat pesan moral.

Formatnya memadukan gerakan tepuk tangan dengan syair sederhana, sehingga peserta lebih mudah menghafal inti materi Bimwin.

Lima pilar keluarga sakinah yang diajarkan meliputi Zawaj (berpasangan), Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh), Mu’asyarah Bil Ma’ruf (saling cinta, hormat, menjaga, dan berbuat baik), Musyawarah, serta Taradhin (saling ridha).

"Dengan format yel-yel, nilai-nilai ini diharapkan lebih mudah diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari," kata dia.

Fondasi keluarga sakinah, kata Abu, mencakup prinsip keadilan, keseimbangan, dan kesalingan. Karakteristiknya antara lain dibangun atas perkawinan yang sah dan tercatat, dilandasi prinsip nondiskriminasi dan nonkekerasan, serta dirawat dengan kasih sayang dan moderasi beragama.

Selain itu, materi Bimwin juga memberikan pembekalan yang lebih komprehensif. Calon pengantin dibimbing mempersiapkan keluarga sakinah secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan psikologi dan dinamika keluarga, keuangan rumah tangga, kesehatan reproduksi, hingga persiapan membangun generasi berkualitas.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tepuk Sakinah dibuat agar calon pengantin ingat pilar bangun keluarga



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026