Logo Header Antaranews Kepri

Nasi harus segera dipindah usai matang, ini alasannya

Minggu, 28 September 2025 14:41 WIB
Image Print
Nagita Slavina (kiri), dokter spesialis gizi dari Universitas Indonesia dr. Consistania Ribuan, Sp.GK, AIFO-K, FINEM (tengah), dan CEO Ravelle Wei Li (kanan) dalam gelar wicara Five5tival Ravelle 5th Anniversary Celebration with Nagita Slavina di Jakarta, Minggu (28/9/2025). (ANTARA/Pamela Sakina)

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis gizi dr. Consistania Ribuan, Sp.GK, AIFO-K, FINEM mengatakan sebaiknya nasi segera dipindahkan dari penanak nasi ke wadah penyimpanan begitu matang, untuk mencegah peningkatan indeks glikemik yang memicu lonjakan gula darah.

“Ketika nasi sudah tanak atau sudah matang, itu harus langsung harus dipindahkan ke wadah atau tempat penyimpanan, agar nasi tidak terpapar suhu panas terus-menerus.” Kata dia dalam gelar wicara Ravelle di Jakarta, Ahad.

Paparan panas yang terjadi secara berulang, seperti ketika nasi dibiarkan terlalu lama di dalam rice cooker, menurut Consistania, dapat merusak struktur pati.

Pati yang rusak akan lebih mudah dipecah oleh tubuh menjadi gula, sehingga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara signifikan.

Ia mengatakan, proses pemanasan berulang akan membuat ikatan pati nasi menjadi lemah, sehingga menaikkan indeks glikemik nasi tersebut.

Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah. Makanan dengan indeks glikemik tinggi cenderung meningkatkan risiko diabetes jika dikonsumsi secara terus-menerus.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nasi harus segera dipindah usai matang, ini alasannya menurut dokter



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026