Logo Header Antaranews Kepri

Ada drone terlihat, Bandara Internasional Munich batalkan semua penerbangan

Jumat, 3 Oktober 2025 15:13 WIB
Image Print
Arsip foto - Drone tak dikenal telah melumpuhkan operasi di Bandara Stewart. /ANTARA/foto-Anadolu/py (Anadolu)

Istanbul (ANTARA) - Lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Munich, Jerman, dihentikan sementara pada Kamis malam setelah beberapa kali terlihat drone yang menimbulkan kekhawatiran pada keselamatan, menurut pengelola bandara itu pada Jumat (3/10).

Gangguan itu membuat 17 penerbangan keberangkatan dibatalkan dan 15 penerbangan kedatangan dialihkan ke Stuttgart, Nuremberg, Wina, dan Frankfurt, sehingga berdampak pada hampir 3.000 penumpang, kata pengelola bandara dalam pernyataannya.

Mereka juga menekankan bahwa keselamatan penumpang adalah "prioritas utama" ketika ada laporan penampakan drone, dan didasarkan pada prosedur pelaporan antara pengatur lalu lintas udara, pihak bandara, dan kepolisian.

"Perlu ditekankan bahwa deteksi dan pertahanan terhadap drone adalah tanggung jawab kepolisian federal dan negara bagian," tulis pernyataan itu.

Bersama maskapai, Bandara Munich segera mengakomodasi penumpang dengan menyediakan tempat tidur lipat, selimut, minuman, dan makanan ringan.

Insiden itu terjadi setelah sejumlah negara Uni Eropa, termasuk Polandia, Rumania, Latvia, Estonia, dan Denmark, mengalami pelanggaran atau gangguan wilayah udara oleh drone, sebagian di antaranya dipastikan berasal dari Rusia.

Namun, Rusia membantah terlibat dalam serangkaian insiden tersebut.

Sumber: Anadolu


11 kapal tambahan berlayar ke Gaza untuk tembus blokade Israel...

Organisasi internasional Freedom Flotilla Coalition (FFC) pada Kamis (2/10) mengumumkan bahwa 11 kapal sedang berlayar menuju Jalur Gaza untuk menantang blokade Israel yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dalam pernyataannya, FFC mengatakan dua kapal yang mengibarkan bendera Italia dan Prancis telah berangkat dari Otranto, Italia, pada 25 September, dan kemudian bergabung dengan kapal Conscience pada 30 September.

Organisasi itu menyatakan kapal-kapal tersebut diperkirakan akan bertemu dengan konvoi lain yang terdiri dari delapan kapal lainnya, bernama “Thousand Madleens to Gaza”, dalam hitungan jam. Kedua kelompok ini akan membentuk konvoi gabungan yang terdiri dari 11 kapal menuju Gaza.

Menurut koalisi tersebut, sekitar 100 orang berada di atas kapal-kapal itu, yang saat ini berada di lepas pantai Kreta.

FFC, yang didirikan pada tahun 2008, telah meluncurkan puluhan misi yang bertujuan untuk mengirimkan bantuan dan menarik perhatian global terhadap krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang dikepung Israel.

Konvoi baru ini terjadi satu hari setelah pasukan laut Israel menyerang dan menyita 42 kapal yang sedang berlayar menuju Gaza dalam upaya menantang blokade Israel, serta menahan lebih dari 450 aktivis di dalamnya.

Israel, sebagai kekuatan pendudukan, sebelumnya telah beberapa kali menyerang kapal-kapal yang menuju Gaza, menyita muatan bantuan mereka, dan mendeportasi para aktivis yang terlibat.
 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ada penampakan drone, Bandara Munich batalkan semua penerbangan

Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026