Logo Header Antaranews Kepri

Pusat Bisnis Batam Sepi Karena Imlek

Minggu, 10 Februari 2013 19:45 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pusat belanja dan bisnis di Kota Batam, Kepulauan Riau, sepi karena sebagian besar pengelola merayakan Hari Raya Imlek, Minggu.

Toko-toko di pusat bisnis Nagoya, Jodoh, Baloi, Penuin, Windsor hingga Batam Centre tutup padahal biasanya pusat perniagaan di wilayah itu ramai oleh wisatawan dalam dan luar negeri.

"Biasa, pemiliknya merayakan Imlek, jadi sepi," kata petugas parkir Kawasan Bisnis Komplek Bumi Indah Nagoya, Ramli.

Ia mengatakan sejak Sabtu (9/2), toko-toko dan kantor tutup. Biasanya, baru buka empat hingga lima hari setelah hari raya.

Padahal, Imlek jatuh Minggu, saat perniagaan biasanya ramai oleh pengunjung.

Bertolak belakang dengan pusat-pusat perniagaan di kawasan bisnis, beberapa mal di Batam dipadati pengunjung.

Ibu rumah tangga Suhartini mengatakan terpaksa berbelanja ke mal karena toko-toko banyak yang tutup.

"Saya biasa belanja ke toko di ruko saja. Tapi tutup semua, terpaksa ke mal," kata dia.

Ia mengatakan sebenarnya enggan mengunjungi mal, namun karena kebutuhan mendesak, maka terpaksa ke pusat perbelanjaan.

Sama dengan toko di pusat bisnis, anjungan-anjungan di mal juga banyak yang tutup karena pengelolanya merayakan Imlek. Hanya sebagian toko saja, yang umumnya berjaringan nasional atau internasional yang tetap buka.

Pengunjung dari Malaysia, Miswar, mengatakan tidak heran dengan kondisi itu.

"Biasa, di tempat kami pun begitu," kata dia.

Padahal, Miswar dan keluarganya sengaja mengunjungi Batam untuk berbelanja baju dan tas.

"Pilihan sempit, karena hanya sedikit yang buka," kata dia.

Sementara itu, mal-mal Batam dipenuhi pengunjung keturunan India.

"Cari makan saja, kami habis dari vihara," kata seorang pengunjung. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026