
Kepri-Afsel Sepakati Empat Bidang Kerja Sama

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi kepulauan Riau dan Provinsi Eastern Cape Afrika Selatan bersepakat menjalin kerja sama dalam bidang perikanan, perkapalan, pariwisata dan usaha kecil menengah (UKM).
"Saya baru saja berdiskusi langsung dengan Gubernur Eastern Cape Noxolo Kiviet untuk membahas beberapa kemungkinan kerja sama. Pada garis besarnya kami sepakat menjalin kerjasama bidang perikanan, perkapalan, pariwisata dan UKM," kata Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani seusai mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Eastern Cape di Graha Kepri, Kota Batam, Rabu.
Sani mengatakan kesepakatan tersebut nantinya akan segera dituangkan dalam sebuah perjanjian kerja sama (MoU) secara resmi yang bisa dilakukan di Indonesia atau Afrika Selatan.
"Kami segera membentuk tim kecil yang akan melakukan pembicaraan lebih detail sebelum dilakukan penandatanganan. Kami juga akan melaporkan ini pada pemerintah pusat, karena hirarkinya memang seperti itu," kata dia.
Sani mengatakan, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepri Amhar Ismail akan memimpin tim teknis kerja sama Kepri-Eastern Cape bersama Ketua Badan Promosi Daerah, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
"Hari ini akan mulai kami susun tim teknisnya dan mulai bekerja. Agar kerjasama bisa segera ditandatangani dan dijalankan untuk memudahkan hubungan kedua kawasan dalam membuka pasar komoditas perdagangan," kata Sani.
Ia mengatakan, pasar Afrika Selatan untuk produk-produk UKM Indonesia sangat terbuka. Sehingga akan menggairahkan sektor UKM di Kepri pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Selain itu, kata dia, sektor perkapalan di Indonesia juga sudah sangat berkembang sehingga nantinya diharapkan akan ada permintaan pembuatan kapal oleh Afrika Selatan di Indonesia.
Sani mengatakan, kemungkinan Eastern Cape juga akan membuka pasar produk permata dari Afrika Selatan.
"Kami berharap mereka juga akan membangun pabrik perhiasan di sini," kata Sani.
Eastern Cape juga dinilai cukup sukses dalam mengembangkan pariwisata setelah sukses menjadi salah satu provinsi tempat digelarnya World Cup 2010.
"Kerja sama pariwisata dengan Kepri diharapkan mampu membantu kawasan ini," kata dia.
Kepri, kata Sani, juga akan belajar mengelola pelabuhan besar seperti yang dilakukan Afrika Selatan yang memiliki tiga pelabuhan besar.
"Disana sudah ada tiga pelabuhan besar yang mampu dikelola secara baik. Kepri baru akan membangun satu pelabuhan besar di Tanjung Sauh, maka Kepri perlu banyak belajar tentang pelabuhan," kata Sani.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
