
Persib Bandung bantah Bojan Hodak masuk bursa pelatih Timnas Indonesia

Kota Bandung (ANTARA) - Manajemen Persib Bandung membantah kabar yang menyebut pelatih kepala Bojan Hodak masuk dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Adhi Pratama menegaskan bahwa Bojan Hodak tidak melakukan komunikasi bersama PSSI soal mengisi kekosongan kursi pelatih Timnas Indonesia.
“Kami ingin meluruskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Sampai saat ini tidak ada komunikasi apa pun antara Bojan dengan PSSI maupun pihak Exco. Jadi, berbagai unggahan yang beredar dapat dipastikan sebagai rumor saja,” kata Adhi dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu.
Adhi menuturkan, perhatian publik terhadap Persib, termasuk terhadap pelatih dan pemain, merupakan hal wajar mengingat posisi klub sebagai salah satu tim besar dengan dukungan Bobotoh yang luar biasa.
Namun demikian, ia berharap agar masyarakat tidak langsung memercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Sebaiknya informasi yang belum diverifikasi jangan langsung disimpulkan sebagai kebenaran agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus tim saat ini adalah menjaga performa di kompetisi Super League dan AFC Champions League Two (ACL Two). Satu laga tersisa di ACL Two akan menjadi penentu langkah Persib menuju babak selanjutnya.
“Bojan Hodak juga telah menegaskan komitmennya untuk tetap bersama Persib dan fokus pada pertandingan-pertandingan yang ada di depan mata,” katanya.
Mengenai kontrak Bojan, ia menyebut pelatih asal Kroasia itu masih memiliki kontrak yang berjalan, dan manajemen selalu memantau serta menyiapkan langkah ke depan.
“Kami ingin menghormati perjalanan tim dan dinamika kompetisi yang sedang berlangsung. Mengenai hal tersebut akan disampaikan pada waktunya,” kata dia.
Shin Tae-yong
Sebelumnya, Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Vivin Cahyano Sungkono membantah keras rumor masuknya mantan pelatih tim nasional Indonesi Shin Tae-yong untuk mengisi posisi kursi pelatih timnas senior Indonesia yang kini tengah kosong.
Vivin menegaskan bahwa berita yang beredar mengenai pelatih asal Korea Selatan yang dikabarkan berpeluang untuk menjadi arsitek tim Garuda merupakan berita tanpa dasar dan tidak valid.
“Kami ingin meluruskan bahwa berita mengenai kembalinya pelatih Shin Tae-yong (STY) itu adalah berita tanpa dasar dan tidak valid. Tidak ada pembicaraan apapun mengenai STY dalam agenda PSSI saat ini,” kata Vivin dalam keterangan resmi yang diterima pewarta, Senin.
Vivin mengungkapkan bahwa PSSI sangat berterima kasih atas kinerja yang ditunjukkan oleh Shin Tae-yong, maupun Patrick Kluivert (PK), dalam perjuangan mereka di masa jabatan masing-masing. Namun, Vivin mengingatkan bahwa saat ini sudah saatnya semua elemen fokus ke depan.
Mengenai kursi kepelatihan yang kosong, Vivin mengaku bahwa PSSI saat ini tengah gencar untuk mencari sosok yang bisa mengisi posisi nahkoda untuk Jay Idzes dan kawan-kawan dalam jangka waktu yang panjang.
“PSSI sedang bekerja keras mencari sosok pelatih senior yang akan memimpin Timnas dalam jangka waktu panjang sesuai dengan visi dan peta jalan baru sepak bola Indonesia," ungkap Vivin.
Vivin meminta publik untuk bersabar dan memberikan waktu yang cukup bagi PSSI dalam mengambil keputusan penting terkait pemilihan pelatih senior.
“Kami meminta semua pihak untuk bersabar, karena proses pemilihan pelatih senior putra ini dilakukan dengan sangat matang. Kami ingin figur yang terbaik untuk posisi ini,” katanya menjelaskan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Persib Bandung bantah rumor Bojan Hodak masuk bursa pelatih timnas
Pewarta : Rubby Jovan Primananda
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
