Logo Header Antaranews Kepri

Satpolairud Polres Lingga intensifkan imbauan keselamatan dalam pelayaran

Senin, 24 November 2025 17:46 WIB
Image Print
Personel Satpolairud Polres Lingga, Kepri menyambangi nelayan di Kecamatan Singkep guna memberikan imbauan tentang keselamatan pelayaran antisipasi cuaca ekstrem, Senin (24/11/2025). ANTARA/HO-Polres Lingga

Batam (ANTARA) - Satpolairud Polres Kabupaten Lingga, Polda Kepulauan Riau mengintensifkan imbauan keselamatan pelayaran kepada kelompok nelayan dan pengguna transportasi laut lainnya guna mengantisipasi cuaca ekstrem serta gelombang tinggi.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan mengatakan Kabupaten Lingga merupakan wilayah kepulauan, sehari-hari masyarakat banyak beraktivitas di laut, baik itu nelayan, maupun transportasi antar pulau.

“Dalam imbauan kami mengingatkan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, angin kencang dan perubahan cuaca mendadak yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di laut,” kata Pahala dalam keterangannya dikonfirmasi di Batam, Senin.

Personel Satpolairud Polres Lingga mendatangi kampung-kampung nelayan, salah satunya wilayah di Kecamatan Singkep, berdialog dan menyampaikan pesan kamtibmas.

Disampaikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Kepri pada akhir tahun memasuki puncak musim hujan. Pada puncak musim hujan ini, curah hujan yang turun lebih tinggi dari pada hari biasanya dan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

Selain itu, akhir tahun wilayah Kepri memasuki musim angin Utara, di mana gelombang laut lebih tinggi dari biasanya.

Kasatpolairud Polres Lingga Iptu Lundu Erison Sagala mengatakan personelnya memberikan imbauan langsung kepada nelayan agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut.

Baca juga: Pelni Batam tambah satu kapal selama Natal dan Tahun Baru

“Kami juga mengingatkan agar nelayan memastikan kondisi kapal dan peralatan keselamatan seperti life jacket, alat komunikasi, serta lampu navigasi selalu dalam keadaan siap,” ujarnya.

Lundu menyampaikan harapannya melalui imbauan ini para nelayan dapat lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas pelayaran dan selalu update informasi prakiraan cuaca dari BMKG Kabupaten Lingga.

Upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem di kabupaten yang dijuluki Bunda Tanah Melayu.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Satpolairud Polres lingga dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat khususnya nelayan yang beraktivitas di perairan Kabupaten Lingga,” kata Lundu.

Secara geografis 90 persen wilayah Kabupaten Lingga merupakan kawasan laut, sedangkan wilayah daratan hanya 1 persen. Terdiri atas lima kecamatan, memiliki 377 pulau besar dan kecil, dan sekitar 285 pulau di antaranya belum berpenghuni.

Baca juga: Bulog Batam salurkan 25% bantuan pangan beras dan minyak



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026