KSOP Batam tingkatkan kewaspadaan pelayaran selama Siklon Tropis Senyar

id siklon tropis senyar, siklon koto, cuaca ekstrem, ksop khusus batam, bmkg, keselamatan berlayar, kota batam, kepri

KSOP Batam tingkatkan kewaspadaan pelayaran selama Siklon Tropis Senyar

Simulasi latihan penaggulangan tumpahan minyak atau National Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2025 di Perairan Batu Ampar Kota Batam, Kepri, Selasa (18/11/2025). ANTARA/Laily Rahmawaty

Batam (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam meningkatkan kewaspadaan keselamatan dan keamanan pelayaran terhadap potensi gangguan cuaca buruk selama berlangsungnya Siklon Tropis Senyar dan Siklon Koto di wilayah Kepulauan Riau.

Kepala KSOP Khusus Batam M Takwim Masuku mengatakan pihaknya secara rutin memberikan imbauan kepada seluruh operator kapal, khususnya nakhoda dan pengguna jasa atau masyarakat maritim terkait peringatan dini waspada bahaya cuaca ekstrem.

“Kami mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG, dan selalu kami informasikan kepada operator, nakhoda, dan masyarakat pengguna jasa maritim terkait kondisi cuaca,” kata Takwim dikonfirmasi di Batam, Jumat.

Baca juga: Siklon Tropis Koto pengaruhi kondisi cuaca di wilayah Kepri hari ini

Dia mengatakan peningkatan kewaspadaan ini guna meminimalisir risiko kecelakaan laut yang diakibatkan oleh cuaca buruk.

KSOP Khusus Batam, kata dia, telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada seluruh operator, nakhoda terkait pemberitahuan dini waspada bahaya cuaca ekstrem.

“Kepada seluruh operator kapal, khususnya nakhoda kami imbau agar memastikan keselamatan seluruh awak kapal, penumpang, dan muatan,” katanya.

Para operator dan nakhoda diingatkan untuk memperbaharui informasi cuaca secara rutin memantau prakiraan cuaca dari laman resmi BMKG.

Selain itu, para operator dan nakhoda diingatkan untuk menghubungi stasiun pantai atau kapal lain untuk mendapatkan informasi terkini.

“Nakhoda atau operator kapal dari agen pelayaran yang mengoperasikan kapal-kapalnya diimbau untuk menunda keberangkatan/pelayarannya, bila keadaan cuaca tidak memungkinkan untuk kapal berlayar pada kondisi cuaca buruk atau jarang pandang sangat terbatas,” ujarnya.

Baca juga: Lanal Ranai mengimbau nelayan Natuna waspadai cuaca ekstrem

Setiap kapal yang akan berlayar dalam rangka keselamatan dan keamanan pelayaran harus menggunakan atau mengoperasikan semua sarana navigasi dan komunikasinya secara optimal, serta belayar dengan kecepatan aman.

Kemudian, kapal penumpang kecepatan tinggi dalam mengoperasikan kapalnya harus benar-benar diawaki dengan cukup, jumlah penumpang sesuai jumlah yang tertera dalam sertifikat keselamatan kapal kecepatan tinggi.

“Nakhoda secara berkala agar sesering mungkin memantau kondisi cuaca serta melaporkan hasilnya kepada Stasiun Radio Pantai terdekat bila mengetahui adanya cuaca buruk yang membahayakan keselamatan dan keamanan berlayar,” kata Takwim.

Imbauan berikutnya, setiap kapal yang berlindung wajib segera melaporkan kepada Syahbandar atau SROP terdekat dengan menginformasikan posisi kapal, kondisi cuaca dan kondisi kapal serta hal-hal penting lainnya.

Operator dan nakhoda diminta melakukan pemantauan terhadap kondisi kapal untuk mencegah terjadi kecelakaan kapal yang dapat menyebabkan terjadinya tumpahan minyak di laut.

“Apabila terjadi kecelakaan kapal dapat segera melaporkan kepada Syahbandar setempat atau instansi terkait,” kata Takwim.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah Kepulauan Riau mewaspadai dampak Siklon Tropis Senyar dan Koto yang berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan.


Baca juga:
Polresta Tanjungpinang tangkap dua oknum ASN Pemprov Kepri terlibat peredaran ganja

KemenPPPA dan Pemprov Kepri berikan atensi khusus pada PMI caregiver



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KSOP Batam tingkatkan kewaspadaan pelayaran selama Siklon Senyar

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE