Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Target PBB 2014 Rp100 Miliar

Selasa, 2 April 2013 19:15 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam menargetkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) Rp100 miliar pada 2014.

Wakil Wali Kota Batam Rudi di Batam, Selasa, mengatakan bahwa target itu lebih tinggi dari target 2013 sebesar Rp63 miliar.

Menurut dia, masih banyak potensi PBB yang hilang karena berbagai sebab. Oleh karena itu, pihaknya akan memaksimalkannya.

"Potensi 'loss' yang harus diturunkan sehingga dari Rp63 miliar target tahun ini menjadi Rp100 miliar pada tahun 2014. Ini yang harus ditingkatkan," kata Rudi.

Ia meminta aparat Dinas Pendapatan Daerah bekerja lebih giat agar target PBB terpenuhi.

Kepada seluruh wajib pajak, dia meminta tidak perlu khawatir dalam melunasi kewajiban warga negara karena pembayaran PBB sudah transparan.

"Tinggal laporkan saja ke kantor pajak," kata dia.

Menurut dia, pajak, terkait dengan konsep ajaran agama untuk menyisihkan sebagian penghasilan. Atas dasar itulah dia meminta wajib pajak membayar pajak.

"Sebagian harta yang dimiliki ada hak orang lain," kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendapatan Kota Batam Jefridin menyatakan optimistis target PBB Rp100 miliar dapat tercapai bila kesadaran masyarakat melunasi pajak tinggi.

Tidak seperti daerah lain, kata dia, di Kepri yang kaya gas, maka Batam mengandalkan pajak daerah untuk modal pembangunan.

"Batam mengandalkan pajak daerah. Kami tidak memiliki minyak dan gas seperti daerah lain. Ini yang harus diandalkan," kata dia.

Sementara itu, pemerintah memberikan tenggat waktu pembayaran PBB setiap Agustus, sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2011.

"Kalau tidak bayar kena denda sebab PBB wajib bagi seluruh masyarakat," kata dia.

Pemerintah bekerja sama dengan BTN, Bank Riaukepri, Bank BRI untuk melayani pembayaran PBB. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026