FIFA beri penghargaan perdamaian pertama untuk Donald Trump

id Presiden Donald Trump, Gianni Infantino, FIFA, Sepak bola,FIFA Peace Prize

FIFA beri penghargaan perdamaian pertama untuk Donald Trump

Arsip foto - Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan di Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat, 30 September 2025. Trump pada Rabu (26/11) mengatakan pihaknya tidak akan mengundang Afrika Selatan (Afsel) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (G20) tahun depan di Miami, Florida, dan akan menghentikan semua bantuan AS untuk negara itu. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/pri.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mencuri perhatian dunia sepak bola dengan menerima penghargaan perdamaian pertama dari FIFA, yang disebut FIFA Peace Prize.

Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino kepada Trump pada acara undian (drawing) Piala Dunia 2026 di panggung John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, D.C, Jumat waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Dalam acara yang ditayangkan langsung di kanal YouTube resmi FIFA, disebutkan alasan pemberian trofi tersebut.

“Kami menghormati seorang pemimpin dinamis yang mengedepankan dialog, stabilitas, dan memanfaatkan kekuatan sepak bola di panggung dunia. Penghargaan perdana ini diberikan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, atas dukungannya terhadap upaya gencatan senjata di berbagai belahan dunia, yang turut mewujudkan perdamaian global," demikian pernyataan dalam video tersebut.

Penghargaan FIFA Peace Prize ini menjadi yang pertama kali diberikan dalam sejarah FIFA, menjadikan Donald Trump sebagai penerima perdana sekaligus menambah daftar panjang pengakuan internasional yang pernah dia terima selama masa kepemimpinannya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden AS Donald Trump terima penghargaan perdamaian pertama FIFA

Pewarta :
Editor: Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE