Logo Header Antaranews Kepri

Krisis bahan bakar, penutupan jalan hambat bantuan kemanusiaan di Gaza

Kamis, 8 Januari 2026 14:50 WIB
Image Print
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) mengatakan sebagian besar wilayah Gaza masih berada di bawah perintah pengungsian. (ANTARA/Xinhua.)

New York (ANTARA) - Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Rabu (7/1) mengatakan krisis bahan bakar dan penutupan jalan secara signifikan telah menghambat respons kemanusiaan di Jalur Gaza.

Dalam laporan hariannya, OCHA mengatakan meski pengiriman bahan bakar sudah kembali berjalan, namun pembatasan akses yang berkelanjutan, kemacetan, dan keterbatasan kapasitas penyimpanan terus meningkatkan biaya sekaligus menunda pengiriman bantuan.

Menurutnya, para mitra PBB sudah dapat melanjutkan pengiriman ransum makanan bulanan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023, yang menjangkau 100.000 orang.

Pihak OCHA menambahkan bahwa sejak diberlakukan gencatan senjata, 35 lokasi layanan kesehatan sudah diaktifkan kembali dan terdapat 25 lokasi tambahan, termasuk 12 pusat layanan kesehatan primer, yang sebagian besar terkonsentrasi di Gaza utara.

Badan PBB itu juga melaporkan perluasan ruang belajar sementara menjadi 424 lokasi, termasuk dua di antaranya yang dibuka pada 3 dan 4 Januari.

Sumber: WAFA


Baca selanjutnya,
Qatar bahas dimulainya fase kedua gencatan senjata Gaza...



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026