Logo Header Antaranews Kepri

16 kantong jenazah korban longsor Cisarua ditemukan

Minggu, 25 Januari 2026 14:28 WIB
Image Print
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan saat menjawab pertanyaan media di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (25/1/2026). ANTARA/Ilham Nugraha

Bandung (ANTARA) - Polda Jawa Barat mencatat sebanyak 16 kantong jenazah korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ditemukan hingga Minggu siang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan di Bandung, Minggu, mengatakan seluruh kantong jenazah tersebut saat ini berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) yang berlokasi di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi.

“Per pukul 12.00 WIB hari ini, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16 kantong. Sebelumnya, pada hari kemarin kami telah mengekspos sebanyak 11 kantong jenazah,” kata Hendra.

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima empat kantong tambahan yang masuk, dengan total sembilan jenazah di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan dikonfirmasi melalui data sebelum meninggal atau ante-mortem.

Ia juga menambahkan Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).

Selain itu, hingga kini sekitar 80 korban longsor masih dalam pencarian, dengan dampak kerusakan pada lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga serta jumlah pengungsi yang diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang akibat bencana tersebut.

Pada kesempatan tersebut, dirinya menjelaskan bahwa Polda Jabar telah menggunakan Pos DVI sebagai tempat penampungan seluruh jenazah hasil evakuasi Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian, serta Tentara Nasional Indonesia.

Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan setelah meninggal atau post-mortem, meliputi pengecekan gigi, wajah, sidik jari, serta indikator fisik lainnya.

Hendra menambahkan, dari keseluruhan temuan tersebut, sebanyak sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga pada hari sebelumnya.

“Kami akan kembali melakukan rapat sebelum jenazah yang telah teridentifikasi diserahkan kepada keluarga yang sejak pagi telah menunggu di lokasi,” katanya.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat menyampaikan dua anggota Polsek Cisarua gugur dalam tugas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak menuju lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1).

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. menyebut dua personel bhabinkamtibmas yang meninggal dunia, yakni Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, menjadi korban kecelakaan saat terlibat langsung dalam operasi penanggulangan bencana.

“Dua anggota kami kemarin ketika terlibat dalam penanggulangan bencana ini menjadi korban laka lantas,” kata Rudi di Bandung, Minggu.

Rudi menegaskan bahwa atas peristiwa tersebut, kedua personel dinyatakan gugur dalam tugas dan memperoleh penghargaan dari Kapolri berupa kenaikan pangkat satu tingkat.

“Dan ini sudah kita kebumikan tadi malam satu orang dan pagi ini satu orang dan mereka memperoleh penghargaan dari Bapak Kapolri dengan kenaikan pangkat,” katanya.

Rudi menegaskan pihaknya menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua anggota tersebut dan memastikan seluruh hak serta penghargaan kepada keluarga akan dipenuhi sesuai ketentuan.

Adapun Aiptu Hendra Kurniawan tercatat berdomisili di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, sedangkan Aipda Muhammad Jerry Sonconery berdomisili di Kampung Ciputri, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Jabar: 16 kantong jenazah korban longsor Cisarua sudah ditemukan



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026