
Polisi: Reza "Arap" berada di TKP saat kematian Lula Lahfah

Jakarta (ANTARA) - Polisi memastikan Reza "Arap" Oktovian, ada di tempat kejadian perkara (TKP) saat kematian Lula Lahfah, pada salah satu apartemen di Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
"Sampai saat ini, dugaan untuk pacarnya, ada dari keterangan bahwa dia di TKP," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Iskandarsyah menegaskan pihaknya akan tetap meminta klarifikasi dan memastikan Reza kooperatif hadir dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kemudian, polisi juga akan memeriksa teman-teman Lula Lahfah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Saat ini, saya juga mencoba kita menghormati dari saudari LL. Di sini, beliau juga, masih duka di sini," ucapnya.
Polisi meminta awak media untuk tidak memberikan salah informasi (missinformasi) kepada masyarakat sehingga menimbulkan asumsi dan perspektif negatif.
Sementara itu, Polda Metro Jaya menyebutkan sebelum pemengaruh atau selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1), terdengar suara erangan kesakitan dari kamarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermato dalam keterangannya, Senin, menyebutkan hal tersebut berdasarkan keterangan saksi asisten rumah tangga (ART), Lula Lahfah.
"Sekitar (Kamis) jam 10.00 WIB malam masuk kamar, terus (Jumat) jam 02.00 WIB dini hari, ART mendengar dia (Lula) kayak kesakitan," katanya.
Budi menjelaskan berdasarkan keterangan saksi teriakan seperti erangan kesakitan dari Lula Lahfah.
"Karena kan korban atau almarhum itu habis operasi batu ginjal ya, tanggalnya lagi dicek ke RS, habis operasi batu ginjal, sama asam lambung akut," katanya.
Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB atau 10.00 WIB, ART mengetuk kamar Lula namun tidak kunjung dibuka, selanjutnya ART tersebut melaporkan ke pihak sekuriti apartemen pada sore hari.
"ART lapor ke sekuriti karena belum bisa ada yang memastikan, disitu sampai siang belum bangun juga, sore akhirnya lapor ke sekuriti," kata Budi.
Selanjutnya pihak sekuriti mendobrak pintu kamar apartemen setelah mendapat ijin dari pihak keluarga, karena pintu kamar tersebut terkunci dari dalam.
Selain itu, Budi juga menambahkan Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Kebayoran Baru sedang mendalami adanya temuan surat konsultasi dokter.
Ia juga menambahkan penyebab kematian Lula Lahfah belum terkonfirmasi dari pihak RS Fatmawati.
"Belum, tapi yang jelas pemeriksaan luar dokter di Rumah Sakit Fatmawati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," kata Budi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi pastikan Reza "Arap" ada di TKP saat kematian Lula Lahfah
Pewarta : Luthfia Miranda Putri
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
