
Polisi identifikasi 16 korban meninggal kecelakaan bus ALS

Palembang (ANTARA) - Polda Sumatera Selatan mengidentifikasi 16 korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya di Palembang, Kamis, mengatakan sebanyak 16 kantong jenazah korban tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, sekitar pukul 05.10 WIB untuk menjalani proses identifikasi tim DVI Polri.
Ia menjelaskan kecelakaan terjadi pada Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Peristiwa tersebut melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan mobil tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berupaya menghindari lubang jalan. Namun kendaraan kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan dan menabrak truk tangki hingga menyebabkan kebakaran hebat.
Data sementara kepolisian mencatat total 20 korban dalam kejadian tersebut, terdiri atas 16 korban meninggal dunia, tiga korban luka berat, dan satu korban luka ringan.
Korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi antara lain Aryanto (49), pengemudi truk tangki warga Lubuk Linggau, Martono (48) penumpang truk tangki warga Muratara, Alif (44) pengemudi bus ALS asal Jawa Tengah, Saf (50) kenek bus ALS asal Medan dan Maleh (42) kru bus ALS asal Medan.
Selain itu, polisi juga mengidentifikasi korban penumpang bus ALS yakni Relodo, Zulkifli, Aldi Sulistiawan, Rani, serta Bela.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi identifikasi 16 korban meninggal kecelakaan bus ALS di Muratara
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
