
Perwira Kodim Bintan Dikeroyok Pemuda Mabuk

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Perwira Seksi Operasi Kodim 0315/Bintan, Kapten Ridwan Ambarita, Senin dinihari dikeroyok sejumlah warga yang sedang mabuk minuman keras di pinggir Jalan Ir Sutami Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Komandan Kodim 0315/Bintan, Letkol Inf Andi Asmara Dewa membenarkan peristiwa pengeroyokan yang menimpa anggotanya tersebut oleh orang-orang yang diduga dipengaruhi minuman beralkohol.
"Benar, Kapten Ridwan Ambarita dikeroyok oleh lima hingga enam orang yang sedang mabuk pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIB," kata Andi.
Andi mengatakan, Kapten Ridwan Ambarita mendapat beberapa jahitan setelah pipi dibawah mata kirinya luka sobek sepanjang dua centimeter yang ditusuk dengan benda tumpul oleh pelaku pengeroyokan yang diketahui bernama Robi.
"Sepertinya pelaku menusuk dengan benda tumpul yang diduga kuat sendok garpu," katanya.
Menurut Dandim, kejadian tersebut bermula ketika Kapten Ridwan Ambarita hendak pulang usai makan nasi goreng di pinggir jalan yang berdekatan dengan Pujasera Pinang Rasa, Suka Berenang.
Pada saat hendak ke luar dengan mobilnya, seorang warga yang diketahui bernama Jerri berada ditengah jalan yang menghalangi mobilnya. "Meski diklakson beberapa kali oleh korban, pelaku tidak beranjak hingga korban keluar mobil menegurnya," jelas Andi.
Ditambahkan Dandim, meski ditegur pelaku tidak mau beranjak dan memukul Kapten Ridwan Ambarita, korban yang mundur untuk membalas pukulan tiba-tiba ditusuk dari belakang oleh pelaku yang diketahui bernama Robi dan beberapa orang lainnya.
"Pelaku Jerri sudah ditangkap pihak kepolisian, sementara pelaku Robi hingga saat ini masih dicari pihak kepolisian karena kabur dengan dibantu temannya menggunakan motor Mio saat kejadian," ujarnya.
Menurut Dandim, pihaknya sudah menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Polres Tanjungpinang untuk dilakukan pengusutan tuntas.
"Kapten Ridwan Ambarita juga sudah melapor ke Polsek Bukit Bestari mengenai pengeroyokan itu," ujarnya.
Dandim mengharapkan pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kejadian itu dan pelaku diproses secara hukum.
"Diharapkan kepolisian bisa segera menangkap dan memproses pelaku secara hukum, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan kami siap membantu kepolisian jika dibutuhkan," ujar Dandim.
Sementara itu, Polres Tanjungpinang melalui Pejabat Sementara (PJs) Kasubag Humas, AKP Imawan Rantau mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk Kapten Ridwan Ambarita dan Jerri yang terlibat dalam perkelahian tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap laporan Kapten Ridwan Ambarita dan kami juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk Jerri," ujar Imawan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
