Logo Header Antaranews Kepri

Pangkalan PLP Tanjung Uban antisipasi kecelakaan laut dengan simulasi

Selasa, 3 Februari 2026 18:22 WIB
Image Print
Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban melakukan simulasi penanganan tabrakan kapal di perairan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (3/2/2026). ANTARA/HO-Pangkalan PLP Tanjung Uban

Bintan, Kepri (ANTARA) - Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban melakukan langkah antisipasi kecelakaan laut melalui simulasi penanganan tabrakan kapal di perairan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pelaksana Tugas Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban Alfaizul mengatakan kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Ke-53 Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan HUT Ke-38 Pangkalan PLP Tanjung Uban tahun ini.

"Simulasi ini juga bagian dari kesiapsiagaan Pangkalan PLP mengantisipasi kecelakaan laut, mengingat wilayah perairan kita berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura," katanya di Bintan, Selasa.

Ia menjelaskan dalam simulasi kali ini diperagakan Pangkalan PLP Tanjung Uban menerima laporan kejadian kapal KM Melati 2 dan Tug Boat Meiden Kompas mengalami tabrakan akibat cuaca buruk di perairan Bintan.

Insiden itu mengakibatkan Tug Boat Meiden Kompas mengalami robek pada bagian lambung bagian kanan dan muatan minyak high speed diesel (HSD) sekitar 59 kiloliter tumpah ke perairan sekitar.

Sementara itu, KM Melati 2 mengalami insiden kebakaran sehingga menyebabkan tiga anak buah kapal (ABK) terjatuh ke laut.

Setelah menerima laporan itu, kata dia, dua rubber boat dikerahkan guna mengevakuasi para korban ke dermaga Pangkalan PLP Tanjung Uban.

PLP Tanjung Uban turut menurunkan Kapal Negara (KN) Kalimasadha untuk memadamkan api di atas kapal, sendangkan KN Sarotama dibantu KN Rantos ditugaskan melakukan penghisapan tumpahan minyak di perairan Bintan menggunakan skimmer.

Tak lama setelahnya, tumpahan minyak berhasil diisap ke storage tank, dan minyak sudah tidak terlihat di perairan tersebut.

"Simulasi ini berjalan aman dan lancar, dengan melibatkan 13 buah kapal," demikian Alfaizul.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026