
PMI Bintan-Kepri salurkan air bersih untuk 400 KK terdampak kekeringan

Bintan, Kepri (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan 30 ton air bantuan air bersih bagi 400 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di Kampung Bina Desa, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
"Ada 400 KK dengan total lebih dari 800 jiwa warga Bina Desa terdampak kekeringan akibat kemarau yang melanda satu bulan belakangan," kata Ketua PMI Bintan Hafizha Rahmadhani usai menyalurkan bantuan air bersih, Selasa.
Baca juga: Pemprov Kepri targetkan 2,7 juta kunjungan wisman pada 2026
Menurutnya, kegiatan ini adalah upaya penanganan dampak kekeringan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih disalurkan menggunakan armada tangki air guna memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan warga terpenuhi.
Ia menyebut penyaluran air bersih akan lanjutkan apabila kemarau masih berlanjut. setiap penyaluran air bisa bertahan untuk dua sampai tiga hari.
Sementara untuk wilayah lain, kata dia, PMI bersama BPBD Bintan menunggu laporan dari masyarakat maupun pemerintah daerah setempat, mulai dari Camat, Lurah, Kades, dan RT/RW.
"Apabila warga kesulitan air bersih, segera laporkan dan kami siap merespons dengan cepat,” ujarnya.
Baca juga: Polda Kepri tangkap pelaku pengirim PMI ilegal ke Malaysia
Hafizha berharap bantuan air bersih tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya untuk keperluan mandi, mencuci maupun memasak.
Ia memastikan PMI Bintan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan lintas sektor dalam penanggulangan bencana dan penanganan dampak kekeringan di tengah musim kemarau yang cukup berkepanjangan.
"Kita terus berkolaborasi dengan lintas sektor, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan yang belakangan marak terjadi di wilayah Bintan," demikian Hafizha.
Baca juga: Dinkes pastikan seluruh warga ber-KTP Batam dijamin biaya kesehatan
Pewarta : Ogen
Editor:
Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026
