Logo Header Antaranews Kepri

KSOP Batam lakukan ramp check ke 82 kapal penumpang jelang Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 15:23 WIB
Image Print
Dua kapal fery yang sedang docking di Pelabuhan Sekupang di Batam, Kepri (10/2/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Kepulauan Riau (Kepri), melakukan ramp check pada 82 kapal penumpang untuk pastikan kesiapan angkutan laut jelang Lebaran.

Kepala KSOP Khusus Batam M Takwim Masuku saat dihubungi di Batam, Jumat, mengatakan ramp check menjadi langkah awal untuk menjamin keselamatan pelayaran selama periode angkutan Lebaran.

“Untuk Lebaran, persiapan awal kami dengan melakukan ramp check kapal untuk memastikan kelaiklautan. Dari total 82 kapal yang terdata, sudah sebanyak 79 kapal yang di cek. Itu sedang berproses dan hanya tersisa 3 kapal lagi karena masih docking,” ujar dia.

Dari 79 kapal telah menjalani ramp check, Takwim sebut seluruhnya dinyatakan laik laut untuk melayani angkutan Lebaran.

“Kami periksa kapal penumpang, meliputi kapal feri, ro-ro, dan kapal penumpang reguler yang melayani rute domestik maupun antarwilayah di sekitar Batam,” katanya.

Selain pemeriksaan kapal, KSOP Batam juga telah melakukan rapat internal untuk mengevaluasi pelaksanaan angkutan Lebaran tahun sebelumnya sekaligus memetakan proyeksi pergerakan penumpang tahun ini.

“Berdasarkan proyeksi sementara, jumlah penumpang pada Lebaran tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 13 persen dibandingkan tahun lalu. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18-19 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 28-29 Maret,” katanya.

Baca juga: Jadwal buka puasa Batam dan wilayah Kepri hari ini, 27 Februari 2026

Ia juga mengatakan posko Angkutan Laut Lebaran rencananya mulai dibuka sekitar H-15 sebelum Hari Raya.

“Posko ini akan menjadi pusat koordinasi pengawasan dan pelayanan selama periode mudik dan arus balik untuk memastikan kelancaran dan juga untuk mengantisipasi jika ada kejadian darurat,” ujar dia.

KSOP Batam saat ini mengawasi tujuh pelabuhan penumpang, yakni Pelabuhan Sekupang Domestik, Telaga Punggur Ro-ro dan Domestik, Pelabuhan Bintang 99, Harbour Bay, Batam Centre, dan Gold Coast Bengkong,

Untuk rute domestik, ia mengatakan Pelabuhan Sekupang dan Telaga Punggur diperkirakan menjadi titik terpadat selama arus mudik.

Terkait potensi kondisi darurat seperti kebakaran kapal, cuaca ekstrem, atau penumpukan penumpang di pelabuhan, Takwim memastikan seluruh prosedur operasional standar (SOP) dan rencana kontinjensi telah disiapkan.

“Jika ada kondisi darurat, tentu ada SOP (Prosedur Operasional Standar) yang kami jalankan. Untuk potensi penumpukan penumpang, kami juga siapkan contingency plan. Kesiapan dari sisi kami sudah ada dan sudah kami lakukan pembahasan,” ujar dia.

Baca juga: Pemkab Natuna sediakan 5 konsultan di PLUT dorong KUMKM naik kelas



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026