Logo Header Antaranews Kepri

Rusli Zaenal Dinilai Berjasa Membesarkan Melayu

Minggu, 9 Juni 2013 22:30 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Gubernur Riau Rusli Zaenal dinilai berhasil membesarkan Melayu sehingga layak diberi gelar kebangsawanan Datuk Perdana Betara Wangsa oleh Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kerajaan Riau-Lingga.

Gelar tertinggi tersebut langsung diserahkan Yang Dipertuan Besar T. Husein Ibnu Tengku Shaleh dalam prosesi adat Melayu di Balai Adat Indra Perkasa Pulau Penyengat, Minggu.

Rusli Zaenal sebagai anak jati Melayu telah banyak membuat terobosan dalam Dunia Melayu Dunia Islam. Ia juga dianggap berani berbicara tentang dunia Melayu di dalam maupun luar negeri," ujar Panglima Muda Kerajaan Riau Lingga Said Haris.

Ditemui usai pentabalan gelar kebangsawanan tersebut, Rusli terlihat ceria dan mengaku gelar kebangsawanan Melayu Datuk Perdana Betara Wangsa yang juga berarti Datuk Utama yang Dimuliakan Bangsa, merupakan gelar yang memiliki arti dan makna mendalam baginya.

"Anugerah ini memiliki arti dan makna dalam rangka menjadikan Riau pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara," ujar Rusli.

Menurut dia, keinginan tersebut merupakan komitmen politik Pemerintah Provinsi Riau yang tertuang dalam visi Riau 2020.

"Kultur Melayu Riau sebagai khasanah budaya bangsa harus dilestarikan," kata Rusli yang juga banyak menerima gelar kebangsawanan adat serupa baik dari Jawa, Bugis maupun Melaka.

Sementara itu, Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerajaan Riau Lingga tidak hanya memberikan gelar kebangsawanan kepada Gubernur Riau Rusli Zaenal tapi juga kepada 13 tokoh lainnya yang dinilai berjasa mengembangkan Melayu.

Di antara para tokoh yang menerima gelar tersebut diantaranya Prof Dr H. Abdul Latief (budayawan dan sastrawan Malaysia), Raja Abdul Azis (mantan Wakil Gubernur Riau yang juga mantan Sekda Kepulauan Riau dan mantan Wali Kota Batam).

Kemudian, Tengku Tenas Effendi (Ketua Lembaga Adat Melayu Riau), Rida K Liamsi (pemilik Riau Pos Group yang dianggap memberikan kontribusi membesarkan dunia Melayu dalam wadah baru dunia pers).

Kemudian, Mayjen TNI Muhamad Nasir yang merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, kelahiran Sungai Buloh, Lingga, Brigjen Pol Raja Erisman, keturunan zuriat Kerajaan Riau-Lingga.

Penghargaan diberikan juga kepada Lis Darmansyah (Walikota Tanjungpinang), Rudi, (Wakil Wali Kota Batam), kemudian beberapa tokoh lainnya diantaranya HJ Hatijah, Kombes Pol (Purn) H. Rizal, Raja Muhammad Mansyur, Dr. Tengku Afrizal dan Awang Herman. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026