Logo Header Antaranews Kepri

Kilang minyak Iran di Pulau Lavan diserang pada Rabu pagi

Rabu, 8 April 2026 19:29 WIB
Image Print
Sejumlah perempuan dan anak-anak ikut serta dalam acara peringatan mengenang siswa-siswa sekolah dasar yang tewas dalam serangan rudal di Iran selatan, di Teheran, Iran, Selasa (7/4/2026). ANTARA/Xinhua/Shadati/aa.

Teheran (ANTARA) - Perusahaan Distribusi dan Penyulingan Minyak Nasional Iran (NIORDC) melaporkan bahwa fasilitas kilang minyak di Pulau Lavan diserang pada Rabu pagi.

"Sekitar pukul 10.00 waktu setempat, fasilitas kilang minyak Pulau Lavan menjadi sasaran serangan pengecut oleh musuh," demikian pernyataan perusahaan yang dikutip Kantor Berita Shana.

Petugas pemadam kebakaran saat ini masih berupaya memadamkan api. Berkat evakuasi cepat, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Informasi mengenai serangan tersebut muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Teheran juga menyetujui pembukaan Selat Hormuz. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran menegaskan bahwa perundingan dengan Amerika Serikat akan dimulai Jumat (10/4) di Islamabad, Pakistan.

Dalam berita sebelumnya disebutkan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Rabu, menyatakan bahwa Iran akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan.

Akses tersebut hanya dapat dilakukan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan tetap tunduk pada pembatasan teknis.

"Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis," tulis Araghchi di platform X.

Sehari sebelumnya, Selasa (7/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Teheran juga menyetujui pembukaan Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran kemudian menegaskan bahwa perundingan dengan AS akan dimulai pada Jumat mendatang di Islamabad, Pakistan.

Menurut Dewan Keamanan Nasional Iran, kesepakatan dengan AS mencakup sejumlah poin penting, antara lain Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz, pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran, kelanjutan program pengayaan uranium, serta penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kilang minyak Iran di Pulau Lavan diserang



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026