Logo Header Antaranews Kepri

Iran bantah serang negara Teluk sejak gencatan senjata

Jumat, 10 April 2026 12:24 WIB
Image Print
Arsip foto - Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman pada 8 April 2026. setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran. ANTARA/Shady Alassar/Anadolu/pri.

Istanbul (ANTARA) - Iran pada Jumat (10/4) dini hari membantah telah meluncurkan rudal atau drone ke negara-negara Teluk sejak gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) mulai berlaku, sekaligus menolak laporan media mengenai serangan baru terhadap fasilitas di sejumlah negara di kawasan tersebut.

Dalam pernyataan yang dimuat kantor berita semi-resmi Fars, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran “tidak meluncurkan apa pun ke negara mana pun” selama masa gencatan senjata.

“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran tidak melakukan peluncuran apa pun ke negara mana pun selama gencatan senjata hingga saat ini,” demikian isi pernyataan tersebut.

IRGC menyebutkan bahwa jika laporan tersebut benar, maka tindakan itu merupakan ulah pihak yang mereka sebut sebagai “musuh Zionis” atau Amerika Serikat.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran bantah serang negara Teluk saat gencatan senjata



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026