Logo Header Antaranews Kepri

Seluruh penumpang helikopter yang jatuh di Sekadau meninggal

Jumat, 17 April 2026 11:33 WIB
Image Print
Tim pencari menemukan benda yang diduga helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX yang dikabarkan hilang kontak di daerah Sekadau. ANTARA/HO : Tim Pencari korban helikopter

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan seluruh awak dan penumpang helikopter Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX yang jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4), meninggal dunia. Total korban jiwa berjumlah delapan orang, yang terdiri dari seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang.

"Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang serta awak pesawat dinyatakan meninggal dunia," ujar Lukman dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (17/4).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, mengonfirmasi bahwa helikopter tersebut diawaki oleh Capt. Marindra Wibowo (Pilot) dan Harun Arasyid (Engineer).

Adapun enam penumpang yang menjadi korban dalam musibah ini adalah Mr. Patrick K. (Warga Negara Malaysia), Mr. Victor T., Mr. Charles L., Mr. Joko C., Mr. Fauzie O., dan Mr. Sugito. Helikopter milik PT Matthew Air Nusantara tersebut tengah menempuh rute dari Helipad PT Cipta Mahkota (CMA) menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 (GAN1).

Pesawat dilaporkan lepas landas pada pukul 07.37 WIB. Namun, pada pukul 08.39 WIB, pesawat terdeteksi mengirimkan sinyal darurat sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak pada pukul 09.15 WIB. AirNav Indonesia kemudian menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku.

Koordinasi Evakuasi

Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Saat ini, Ditjen Perhubungan Udara bersama AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AD, dan TNI AU untuk proses evakuasi lanjutan di lokasi kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah dan tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian ini," tegas Lukman.

Sementara itu, Personel Batalyon Komando 466 Pasukan Gerak Cepat (Yonko 466 Pasgat) bersama Basarnas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX milik Matthew Air Nusantara dari Kabupaten Sekadau menuju Bandara Supadio, Pontianak, menggunakan helikopter Caracal.

"Sejauh ini kami menerima informasi seluruh korban sudah ditemukan. Proses evakuasi masih berjalan, termasuk pengamanan bagian-bagian helikopter dari lokasi di Kabupaten Sekadau," kata Komandan Yonko 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, di Pontianak, Jumat.

Dia mengatakan seluruh korban dalam peristiwa tersebut telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi, kata dia, masih terus berlangsung, termasuk pengamanan serpihan helikopter dari lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, dalam proses pemindahan jenazah dari lokasi kejadian menuju Bandara Supadio, tim melibatkan dua personel Yonko 466 Pasgat dan satu personel Basarnas yang turut mendampingi di dalam helikopter Caracal.

Menurut Adim, korban pertama kali ditemukan oleh tim SAR gabungan darat yang sejak awal telah melakukan pencarian intensif setelah menerima laporan hilang kontaknya helikopter tersebut.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Brimob Polda Kalimantan Barat, Polres setempat, TNI dari Kodim dan Koramil terdekat, serta Basarnas.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus menyiagakan personel untuk mendukung kelancaran proses evakuasi hingga seluruh tahapan selesai, termasuk jika diperlukan penambahan kekuatan di lapangan.

"Sesuai tugas kami, proses evakuasi harus dilaksanakan secara maksimal dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi, terutama faktor cuaca yang dapat berubah dengan cepat. Keselamatan personel menjadi prioritas utama," kata dia.

Hingga saat ini, proses evakuasi lanjutan masih terus dilakukan, baik untuk pemindahan korban maupun pengumpulan serpihan helikopter guna kepentingan investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhub: Pilot, engineer, 6 penumpang heli jatuh di Sekadau meninggal



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026