
Ikan sapu-sapu yang ditangkap dari sungai segera dikubur karena tidak layak konsumsi

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan ikan sapu-sapu yang telah ditangkap dari seluruh sungai di ibu kota akan segera dikubur karena tidak layak konsumsi.
“Sapu-sapunya akan dikubur. Ini berbahaya karena biota air di Jakarta diperkirakan sudah di atas 60 persen isinya ikan sapu-sapu ini, dan harus secara masif mulai dikurangi supaya normal kembali,” jelas Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Jumat.
Pramono mengatakan menurut informasi yang ia dalami, Amerika Selatan merupakan negara asal ikan tersebut.
Akan tetapi, kata dia, negara tersebut diketahui sudah membuat teknologi yang mampu mengolah ikan tersebut dengan suhu tinggi, kemudian dijadikan tepung untuk makanan ternak dan ikan hias.
“Itu pun mereka masih belum berani dilakukan secara masal karena kandungan logamnya (tinggi). Di negara-negara yang airnya lebih bersih pun itu sudah cukup tinggi. Di Jakarta, kita sudah menemukan rata-rata sudah di atas 0,3 dan itu berbahaya,” ungkap Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Haeru Rahayu mengatakan ikan sapu-sapu sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ikan sapu-sapu yang ditangkap segera dikubur karena tak layak konsumsi
Pewarta : Lifia Mawaddah Putri
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
