
Pemkab Natuna beri bantuan uang kepada petani terdampak karhutla

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memberikan bantuan berupa uang tunai, pupuk, dan pestisida kepada para petani yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya pemulihan pascabencana.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Syazali, di Natuna, Senin, menjelaskan kebakaran yang terjadi pada pekan terakhir Maret 2026 telah menghanguskan puluhan hektare hutan dan lahan di Kecamatan Bunguran Batubi, termasuk kebun nanas milik petani.
Berdasarkan hasil pendataan, sekitar 3,85 hektare kebun nanas milik sembilan petani mengalami kerusakan.
“Kami telah menyiapkan bantuan sekitar Rp20 juta, ditambah satu ton pupuk dan 100 kilogram pestisida. Bantuan akan kita serahkan pada Rabu (29/4),” ucapnya.
Ia menjelaskan, bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta tersebut merupakan total yang akan dibagikan kepada sembilan petani terdampak. Para petani tersebut tergabung dalam tiga kelompok tani dan seluruhnya merupakan petani nanas. Pembagian bantuan dilakukan secara proporsional, disesuaikan dengan luas lahan yang terdampak kebakaran.
Meski demikian, kerugian yang dialami para petani diperkirakan jauh lebih besar. Berdasarkan perhitungan DKPP Natuna, total kerugian mencapai ratusan juta rupiah, yang dihitung dari potensi hasil panen nanas yang hangus terbakar.
Pemkab Natuna berharap bantuan ini dapat meringankan beban para petani serta membantu mereka kembali mengelola lahan dan melanjutkan aktivitas pertanian setelah kebakaran.
“Nilai bantuan yang diberikan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Wan Syazali.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
