Logo Header Antaranews Kepri

Sofyan Samsir, Suka Tongkol

Rabu, 17 Juli 2013 14:15 WIB
Image Print
Sofyan Samsir (antarakepri.com/Evy R Syamsir)

Kembali ke selera asal. Ungkapan itu cocok bagi Sofyan Samsir, anggota Komisi III DPRD Kepulauan Riau selama bulan puasa ini ia mengaku tidak alfa dengan tongkol bakar dan sambal kecap.

Ini menu favorit sebagai makanan berat usai berbuka. Kalau saat berbuka tajil utama adalah kolak pisang, ujar Sofian seraya tertawa lebar mengingat tongkol bakar yang selalu ada di meja makannya kala berbuka dan sahur.

Kesukaannya akan ikan tongkol bakar selain ikan tersebut berlimpah di perairan pulau tempat tinggalnya juga merupakan hidangan tradisional masyarakat yang berada di Kabupaten Natuna.

Ikan tongkol saat bulan puasa biasanya banyak dijaja bergantungan di pinggir jalan baik masih mentah maupun sudah di panggang. Tongkol dari kawasan Natuna terkenal lezat dan itu sebabnya menjadi incaran nelayan asing yang menangkap ikan di perairan Natuna.

Dalam kesehariannya Sofian Samsir yang beristrikan Dra. Den Yealta MA, mantan Ketua KPU Kepri dikenal suka humor dan sangat menikmati Ramadan bersama keluarga di kediamannya kawasan Jalan Kuantan Tanjungpinang.

Menurut keterangan istri yang dinikahinya sejak 1993, soal makanan, lelaki yang telah memberinya empat anak itu termasuk yang agak cerewet dan suka memilih.

Tapi yang tidak pernah ditolaknya adalah ikan tongkol bakar yang dihidang dengan kecap. Kalau dah ketemu hidangan favorit ini biasanya langsung diam menyantap, ujar Dean Yealta yang juga dosen Fisipol Unri.

Sofian Samsir dilahirkan disebuah pulau terpencil di hamparan Laut China Selatan yakni di pulau Midai, Kabupaten Natuna pada 11 Desember 1965.

Anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan H. Samsir Yusuf dan Hj Nurbaiti ini menghabiskan masa kecilnya di Midai, menamatkan SD dan SMP di kecamatan yang terkenal dengan hasil cengkeh tersebut.

Sejak kecil Sofyan memang dikenal gigih dan ulet walau orang tuanya yang hanya seorang petani tidak membuatnya patah semangat untuk melanjutkan pendidikan. Selepas selesai SMP di Midai ia hijrah ke Pekanbaru melanjutkan sekolah di SMAN I dan kemudian kuliah di Universitas Riau.

Semangatnya untuk memajukan masyarakat didaerahnya terlihat dengan rajinnya ia turun menyambangi konstituennya yang berada di pulau-pulau terpencil bahkan kadang harus berhadapan dengan ombak laut besar.

"Walau kita susah jangan lupa menyekolahkan anak-anak agar menjadi orang terdidik karena pendidikan yang akan merubah kehidupan kita, itu pesan yang selalu disampaikan Sofyan saat ke pulau-pulau menyemangati masyarakat menyekolahkan anak mereka.

Sebelum menjadi anggota DPRD Kepri priode 2004-2009 dan 2009 sekarang, adalah seorang wartawan di Pekanbaru dan sempat menjadi Pemimpin Redaksi Padang Ekspres di Padang dan Pemimpin Redaksi Riau Pos di Pekanbaru. (Antara)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026