Logo Header Antaranews Kepri

Disbudpar Batam ajak pelaku usaha pariwisata gelar nobar Piala Dunia

Selasa, 5 Mei 2026 20:54 WIB
Image Print
Diskusi antara Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata (kiri) dengan Kepala TVRI Stasiun Kepulauan Riau Yenni Marlinda (tengah) dan Kepala Biro ANTARA Kepuluan Riau Yunianti Jannatun Naim di Batam, Kepri, Selasa (5/5/2026). ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Kepulauan Riau mengajak pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 guna meningkatkan daya tarik wisata dan perputaran ekonomi di daerah.

Kepala Disbudpar Kota Batam Ardiwinata di Batam, Selasa, mengatakan Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 menjadi momentum strategis bagi sektor pariwisata.

Menurutnya, kegiatan nobar dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha di sektor hotel, restoran, dan tempat hiburan, serta pelaku ekonomi kreatif di Kota Batam.

“Nonton bareng Piala Dunia ini merupakan keharusan, walaupun di tahun ini kita belum mendapatkan kesempatan sebagai peserta,” ujarnya.

Ia juga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan menyediakan ruang nobar yang nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Ayo, tentunya. Jelas ini, saya sebagai Kepala Disbudpar Kota Batam mengajak serta pelaku-pelaku pariwisata, ekonomi kreatif, tentu kebudayaan juga di Kota Batam nonton bareng,” kata Ardiwinata.

Ia menambahkan, selain mendorong perputaran ekonomi, kegiatan nobar juga dapat mempererat silaturahmi masyarakat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan nasionalisme.

“Dari nonton bareng ini banyak hal yang bisa didapat. Tentunya perekonomian kita semakin baik karena ada perputaran ekonomi, terus silaturahmi, kemudian juga memupuk rasa nasionalisme,” ujarnya.

Ia juga menyoroti hak siar Piala Dunia 2026 yang dipegang oleh TVRI.

“Kita sebagai masyarakat Indonesia sangat berterima kasih bahwa hak siar pemegang tunggal pertandingan Piala Dunia di tahun ini dipegang oleh TVRI,” ujarnya di Batam.

Ia menjelaskan, keterlibatan TVRI sebagai pemegang hak siar dinilai memberikan dampak luas bagi masyarakat karena akses siaran dapat dinikmati secara gratis, baik di rumah maupun di ruang publik.

“Dengan dipegang oleh TVRI akan sangat berdampak bagi masyarakat, perekonomian dan tentunya kepariwisataan,” kata dia.

Selanjutnya, LKBN ANTARA Kepulauan Riau juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TVRI dan RRI untuk menyukseskan Bola Gembira.

“Kami optimistis, dengan semakin banyak penyelenggaraan nonton bareng pertandingan-pertandingan piala dunia, maka semakin menghidupkan ekonomi kota,” kata Kepala Biro ANTARA Kepri Yunianti Jannatun Naim.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026