Logo Header Antaranews Kepri

BPS: Jumlah kunjungan wisman ke Kepri tembus 151.736 orang pada Maret 2026

Selasa, 5 Mei 2026 09:04 WIB
Image Print
Wisatawan memadati kawasan wisata Lagoi Bay, Kabupaten Bintan, Kepri pada awal tahun 2026. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang, Kepri (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tembus 151.736 orang selama Maret 2026, atau mengalami penurunan 10,30 persen dibanding Februari 2026 yang mencapai 169.151 kunjungan.

Kepala BPS Kepri Toto Haryanto Silitonga mengatakan penurunan itu terjadi karena kunjungan wisman periode Februari 2026 cukup tinggi dipicu adanya libur Imlek.

"Setelah perayaan Imlek selesai di pertengahan Februari 2026, kunjungan wisman cenderung melandai atau menurun kembali," kata Toto Haryanto dalam keterangan pers di Tanjungpinang, Senin.

Ia menyampaikan penurunan kunjungan turis asing pada Maret 2026 terjadi di pintu masuk utama kedatangan wisman di Kepri, yaitu Kota Batam sebesar 12,54 persen.

Berikutnya, di Kabupaten Karimun jumlah kunjungan wisman juga turun sebesar 5,98 persen, dan disusul Kabupaten Bintan turun sebesar 2,51 persen.

"Sebaliknya, jumlah kunjungan wisman ke Kota Tanjungpinang meningkat sebesar 3,98 persen," ujarnya.

Toto Haryanto memaparkan Batam masih menjadi magnet kunjungan wisman terbesar pada Maret 2026, yakni mencapai 114.837 kunjungan (75,68 persen).

Kemudian, disusul Kabupaten Bintan 21.678 kunjungan (14,29 persen), lalu Kabupaten Karimun 9.587 kunjungan (6,32 persen), berikutnya Kota Tanjungpinang 5.622 kunjungan (3,71 persen), dan lainnya
12 kunjungan (0,008 persen).

Adapun kunjungan wisman ke Kepri berdasarkan kebangsaan per Maret 2026, masih didominasi warga Singapura sebanyak 68.415 kunjungan.

Baca juga: UMRAH perkuat riset daerah perbatasan melalui 5 pusat studi

Selanjutnya, kunjungan wisman terbesar kedua ialah Malaysia 31.220 kunjungan, diikuti Tiongkok 8.356 kunjungan, India 4.999 kunjungan, Filipina 2.259 kunjungan, Jepang 2.106 kunjungan, Inggris 1.872 kunjungan, Myanmar/Burma 1.764 kunjungan, Korea Selatan 1.536 kunjungan, Australia 1.484 kunjungan dan lainnya 27.725 kunjungan.

"Kunjungan wisman dari sepuluh negara ini, rata-rata meningkat," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri Hasan menjelaskan target kunjungan wisman tahun 2026 ditetapkan 2,7 juta, atau melampaui target pencapaian 2025 yang sebanyak 2 juta kunjungan.

Ia menyebutkan target kunjungan wisman tahun ini akan dicapai melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta penyelenggaraan berbagai event wisata berskala nasional dan internasional.

"Tahun ini, Kepri ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Wonderful Indonesia Wellness oleh Kementerian Pariwisata yang akan dilaksanakan di Pulau Bintan, meliputi Tanjungpinang dan Bintan,” kata Hasan.

Selain itu, katanya, Kepri turut mendapatkan dukungan agenda wisata dari Kementerian Pariwisata melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN), berupa Jong Race Festival di Kabupaten Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Kota Batam.

Ajang tersebut akan diperkuat dengan kegiatan pendukung, seperti Penyengat Heritage serta Kepri International Art & Culture 2026.

"Dengan rangkaian event ini, kami optimistis pariwisata Kepri akan terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat," ujarnya.

Hasan menambahkan jumlah kunjungan wisman Kepri sepanjang tahun 2025 berdasarkan data BPS, mencapai 2.027.037 kunjungan, atau tumbuh sebesar 21,59 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 1.667.081 kunjungan.



Baca juga: Kemenhub kaji kelayakan pembangunan 40 pelabuhan di Natuna



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026