Logo Header Antaranews Kepri

Cuaca Kepri hari ini 7 Mei, waspada hujan petir di Batam hingga Lingga

Kamis, 7 Mei 2026 07:25 WIB
Image Print
Hujan mengguyur Kota Batam. (ANTARA/ Naim)

Batam (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Riau pada Kamis (7/5/2026). Munculnya pola belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepri menjadi pemicu utama terbentuknya awan-awan hujan.

Secara umum, cuaca di Kepri diprakirakan berawan dengan potensi hujan intensitas ringan hingga lebat yang dapat terjadi mulai pagi hingga dini hari.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: Masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada:

  • Siang Hari: Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga.

  • Dini Hari: Kabupaten Anambas.

Detail Prakiraan Cuaca per Wilayah:

  • Kota Batam: Berawan pada pagi hari, namun waspada hujan petir pada siang hari. Suhu udara berkisar antara 24 – 29°C.

  • Kota Tanjungpinang: Mengalami kondisi serupa dengan Batam, waspada hujan petir di siang hari dengan suhu udara 25 – 29°C.

  • Kabupaten Bintan: Berpotensi hujan petir pada siang hari dengan suhu udara antara 24 – 29°C.

  • Kabupaten Karimun: Diprakirakan hujan ringan dan siang hari, serta berawan pada malam hari. Suhu berkisar 26 – 29°C.

  • Kabupaten Lingga: Waspada hujan petir sepanjang hari. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 25 – 29°C.

  • Kabupaten Natuna: Secara umum berawan,i dengan suhu udara maksimal 30°C.

  • Kabupaten Anambas: Berawan sepanjang hari, namun perlu waspada potensi hujan petir yang diprediksi terjadi pada Jumat dini hari. Suhu berkisar 25 – 30°C.

Kondisi angin di wilayah Kepri secara umum bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 km/jam, sementara untuk wilayah Anambas angin bertiup dari arah Barat Daya.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026