
Disperindag Kepri Jamin Kebutuhan Daging Sapi Terpenuhi

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau menjamin kebutuhan daging sapi terpenuhi hingga Idul Fitri.
"Persediaan daging sapi cukup banyak sehingga tidak akan terjadi kelangkaan. Tetapi kami tingkatkan pengawasan agar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Riau (Disperindag Kepri) Syed M Taufik, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Rabu.
Syed tidak merinci persediaan daging sapi dan kebutuhan daging itu menjelang Idul Fitri. Ia menambahkan, daging sapi yang dijual pedagang di Kepri berasal dari peternakan lokal maupun diimpor dari berbagai negara. Daging impor lokal berasal dari Tarempa, Kabupaten Natuna dan Lampung.
Sedangkan daging sapi impor selama ini berasal dari Singapura dan Malaysia. Daging sapi yang berasal dari kedua negara itu biasanya disebut daging beku, tetapi aman dikonsumsi masyarakat.
"Bulog Tanjungpinang juga mendapat kuota daging impor dari pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri. Daging sapi itu berasal dari Australia," ungkapnya.
Ia mengatakan harga daging sapi naik sejak Januari 2013 naik dari Rp95.000/kg menjadi Rp105.000. Menjelang Idul Fitri harga daging sapi segar itu naik menjadi Rp110.000/kg. "Harga sapi di Kepri cukup tinggi," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
