Logo Header Antaranews Kepri

BP Batam sebut jumlah direct call internasional Batu Ampar naik 212%

Rabu, 3 Juni 2026 11:39 WIB
Image Print
Tampak tumpukan peti kemas dan STS Crane di TPK Batu Ampar Batam, Kepri. ANTARA/HO-BP Batam

Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyebut jumlah direct call atau pelayaran langsung internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar meningkat 212 persen secara tahunan pada periode Januari-Mei 2026.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano menilai perkembangan tersebut menjadi bukti semakin kuatnya posisi Batam dalam jaringan logistik regional, khususnya di jalur perdagangan internasional kawasan Selat Malaka.

"Jaringan direct call internasional TPK Batu Ampar saat ini telah menjangkau sedikitnya tujuh negara utama di Asia. Konektivitas ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan kelancaran rantai pasok dan memperkuat peran Batam sebagai pusat logistik, perdagangan, dan industri yang terintegrasi dengan pasar global," kata Denny dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Rabu.

Ia mengatakan pertumbuhan jumlah pelayaran langsung sangat signifikan. Jumlah direct call internasional pada Januari-Mei 2026 mencapai 106 call, meningkat 212 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

“Dari sisi volume peti kemas tercatat sebanyak 58.237 Twenty Foot Equivalent Units (TEUs) atau meningkat 125 persen dari 25.904 TEUs peti kemas direct call di periode Januari-Mei 2025,” kata dia.

Peningkatan jumlah kunjungan kapal dan volume peti kemas pelayaran langsung tersebut menjadi indikator semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.

Baca juga: Kejati Kepri tetapkan 4 tersangka korupsi penyaluran kredit mikro

la berkomitmen bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan bersama mitra pengelola, termasuk pengembangan fasilitas terminal, digitalisasi layanan, serta kolaborasi dengan pelayaran internasional guna membuka peluang rute-rute baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan nasional.

"Dengan pertumbuhan direct call dari sisi kunjungan kapal dan volume peti kemas, Terminal Peti Kemas Batu Ampar semakin menunjukkan perannya sebagai gerbang logistik internasional yang strategis dan pusat distribusi perdagangan di kawasan Selat Malaka," katanya.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni menambahkan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelayaran internasional terhadap layanan dan fasilitas di TPK Batu Ampar.

"Peningkatan frekuensi layanan dan volume peti kemas direct call menjadi indikator bahwa berbagai upaya peningkatan layanan, efisiensi operasional, dan pengembangan infrastruktur pelabuhan yang dilakukan BP Batam telah berjalan pada arah yang tepat," ujar Benny.

la menambahkan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan frekuensi layanan dari pelayaran eksisting serta hadirnya layanan baru.

Jika pada periode Januari-Mei 2025 pelayaran langsung internasional hanya dilayani oleh SITC dan Evergreen, maka pada periode Januari-Mei 2026 jaringan layanan tersebut semakin diperkuat dengan bergabungnya Samudera dan COSCO Shipping.

Disebutkan, layanan pelayaran langsung internasional dilayani oleh SITC sebanyak 55 call dengan volume 32.266 TEUs, Evergreen sebanyak 30 call dengan volume 14.792 TEUs, Samudera sebanyak 11 call dengan volume 7.103 TEUs, serta COSCO Shipping sebanyak 10 call dengan volume 4.077 TEUs.

Menurut Benny, kehadiran layanan baru tersebut memperluas pilihan konektivitas bagi pelaku usaha dan memberikan efisiensi yang lebih baik dalam distribusi barang ekspor maupun impor.

"Semakin banyaknya pelayaran yang membuka layanan direct call ke Terminal Peti Kemas Batu Ampar memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha karena dapat mempersingkat waktu pengiriman, meningkatkan kepastian jadwal, serta menekan biaya logistik. Hal ini tentu akan mendukung daya saing industri dan investasi di Kota Batam,” tambahnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BP Batam: Jumlah direct call internasional Batu Ampar naik 212 persen



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026