Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna buka beasiswa dokter spesialis

Selasa, 9 Juni 2026 14:46 WIB
Image Print
Ruang poli bedah di RSUD Natuna pada Selasa (9/6/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), membuka kesempatan beasiswa pendidikan dokter spesialis bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan puskesmas, serta tenaga non-ASN atau lulusan baru (fresh graduate).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan pendaftaran dibuka mulai 9 hingga 19 Juni 2026.

Masyarakat yang berminat dapat melihat persyaratan dan mendaftar melalui tautan https://linktr.ee/dinkes.kabnatuna26. Berkas lamaran juga dapat disampaikan langsung ke Kantor Dinkes Natuna di Jalan Batu Sisir, Bukit Arai.

Pemkab Natuna menyediakan tujuh kuota beasiswa untuk program pendidikan dokter meliputi spesialis penyakit dalam, bedah, anak, anestesi, rehabilitasi medik, radiologi, dan ortopedi.

“Beasiswa ini menyasar PNS RSUD Natuna, PNS puskesmas se-Kabupaten Natuna, serta non-ASN atau fresh graduate,” kata Hikmat.

Ia menjelaskan program bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Natuna, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Natuna dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melalui skema pendanaan bersama.

“Beasiswa ini didanai melalui APBD Natuna dan APBD Kepri. APBD Natuna untuk tiga orang, Kepri empat orang,” ujar dia.

Setiap penerima beasiswa wajib menyelesaikan pendidikan dan mengabdi di RSUD Natuna selama sekitar 20 tahun setelah lulus. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga ketersediaan dokter di wilayah perbatasan itu.

Apabila penerima beasiswa tidak menyelesaikan pendidikan atau tidak memenuhi kewajiban pengabdian, yang bersangkutan wajib mengembalikan biaya sesuai perjanjian yang disepakati.

“Masa pengabdian sekitar 20 tahun setelah lulus,” kata Kepala Dinkes Natuna Hikmat Aliansyah.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026