
Bulog Tanjungpinang jamin stok beras cukup

Tanjungpinang (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjamin stok cadangan beras pemerintah (CBP) aman hingga lima bulan ke depan, dengan total persediaan di gudang mencapai 3.000 ton.
"Kami baru saja menambah pasokan CBP sebanyak 1.500 ton, jadi total stok beras saat ini ada 3.000 ton," kata Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq di Tanjungpinang, Selasa.
Stok beras tersebut, kata Arief, akan digunakan untuk berbagai program penugasan pemerintah di bidang ketahanan pangan, salah satunya penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Ia menyampaikan estimasi kebutuhan beras SPHP di wilayah kerja Bulog Tanjungpinang sebanyak 500-600 ton per bulan, sehingga dipastikan cukup untuk kebutuhan lima bulan ke depan atau jelang akhir tahun 2026.
Arief juga menjelaskan harga beras SPHP masih mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp13.100 per kilogram atau Rp65.600 per kemasan lima kilogram.
Penyalurannya kepada masyarakat dilakukan melalui pedagang pengecer di pasar maupun Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi mitra Bulog Tanjungpinang.
"Harga beras SPHP tidak mengalami perubahan. Kalau ada pedagang jual di atas HET, pasti ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku," ucapnya.
Sementara untuk stok beras Bulog jenis premium, lanjut dia, sampai saat ini masih kosong karena belum ada pasokan baru dari pemasok/produsen.
Menurut dia Bulog Tanjungpinang tetap memprioritaskan distribusi beras SPHP guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus stabilitas harga beras di wilayah Kepri.
Pihaknya juga mencatat permintaan masyarakat terhadap beras medium Bulog itu meningkat drastis sejak awal tahun 2026 jika dibandingkan tahun 2025.
"Tahun lalu, permintaan beras SPHP sekitar 10 ton per minggu, tapi sejak awak tahun ini naik jadi 60 ton per minggu," ungkapnya.
Lanjutnya menyebutkan kondisi itu menandakan tingkat kepercayaan masyarakat membeli beras SPHP semakin tinggi, apalagi harga beras tersebut lebih terjangkau dibanding harga beras sejenis lainnya di pasaran.
Bulog turut memastikan kualitas beras SPHP di gudang tetap terjaga dan terawat dengan baik, sebelum diedarkan di pasaran.
Pewarta : Ogen
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
