
Agung Podomoro Hadirkan Suasana Singapura di Batam

Batam (Antara) - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berencana mulai awal 2014 membangun perumahan Orchard Park di Kota Batam, Kepulauan Riau, dalam kompleks yang kelak dilengkapi apartemen, pusat perbelanjaan, dan hiburan macam kehidupan kaum menengah-atas Singapura.
"Kami hadir untuk kalangan menengah-atas di Batam, kota industri berorientasi ekspor dan berdekatan dengan Singapura," kata Marketing Development General Manager APLN Agung Wirajaya pada peluncuran tanda terima sementara (TTS) di Mega Mall Batam Centre, Selasa.
Dengan TTS, konsumen menyimpan Rp10 juta untuk mendapatkan keistimewaan harga perdana, dan menjadi pemilih pertama unit-unit rumah yang dipasarkan mulai akhir 2013, namun akan dikembalikan 100 persen bila mengundurkan diri.
"Pembangunan landed house (rumah tapak) akan kami selesaikan dua tahun sejak konsumen membayar uang muka," kata Manager Marketing APLN Tedi Gustawa mengenai 1.100 unit hunian, 70 unit rumah toko dan 100 unit apartemen yang akan dibangun secara bertahap.
Orchard Park Batam akan berdiri di 42 hektare pinggir Pantai Teluk Tering, kawasan industri, pendidikan, perniagaan, berjarak 10 menit dengan mobil ke pelabuhan feri internasional rute Batam-Singapura-Johor Malaysia, serta sekitar 25 menit ke/dari Bandara Internasional Hang Nadim.
Pembangunan rumah tapak tahap pertama dimulai pada awal tahun depan, dengan varian harga per unit Rp700 juta-Rp2,5 miliar di lima klaster bersuasana hijau dan teduh, bersistem penerangan panel surya, kabel listrik bawah tanah, desain bangunan tropis, taman bersama dan taman pribadi.
Orchard Park Batam yang berkonsep one stop living akan dilengkapi dengan kolam renang, pusat kebugaran, "jogging track", taman pribadi dan bersama, sistem keamanan 24 jam setiap hari, dan perawatan lingkungan oleh pengembang sebagai pelayanan purna jual (estate management), serta tempat bersantai, belanja, dan bisnis yaitu Orchard Arcadia, dan Orchard Walk.
Di Orchard Arcadia, kata Tedi, akan disediakan tempat ngobrol santai, pusat kuliner, cafe, pertunjukan musik, dan tempat belanja bernuansa Singapura.
"Nanti ada pula ruang bisnis dan perbelanjaan Orchard Walk. Desainnya bukan mal, melainkan factory outlet semacam di Bandung," ujar Tedi yang kini memimpin proyek APLN di Batam.
APLN, perusahaan pengembang yang berpusat di Jakarta telah berusia 40 tahun di bidang perumahan vertikal/apartemen pusat-pusat kota, rumah tapak, mal dan perhotelan di Jakarta dan sekitarnya, Jawa Barat, Bali, Kalimantan, dan Sumatera. Penghargaan yang diterimanya antara lain Best of the Best Company dari Majalah Forbes Indonesia 2012, dan Most Admired Companies 2013 dari Majalah Fortune.
Perusahaan terbuka tersebut pada 2012 mengakuisisi 80 persen saham PT Dimas Pratama Indah (DPI), pengembang lokal yang bekerja sama dengan PT Jamsostek (Persero) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) telah membangun empat blok apartemen Batam Center Park (BCP) di kompleks yang kini menjadi bagian Orchard Park Batam .
Sekitar 180 unit dari empat blok apartemen BCP yang telah dibangun DPI, akan direnovasi APLN supaya serasi dengan lingkungan Orchard Park Batam.
"Renovasi akan kami lakukan tanpa memungut biaya apapun dari para pemilik," kata Tedi.
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
