
Argentina vs Mesir 3-2, diwarnai drama comeback Messi

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Argentina sukses menunjukkan mentalitas juara setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menghentikan kejutan Mesir dengan skor ketat 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga dramatis ini berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa waktu setempat atau Rabu WIB.
Berdasarkan catatan FIFA, The Pharaos sempat membuat publik Atlanta terperangah setelah unggul dua gol lebih dulu melalui kontribusi Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Namun, Albiceleste mengamuk di 15 menit terakhir babak kedua dan membalikkan keadaan berkat gol Cristian Romero, eksekusi voli Lionel Messi, serta sundulan penentu Enzo Fernandez.
Kemenangan ini mengantarkan sang juara bertahan melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk menantang pemenang laga antara Kolombia kontra Swiss. Sementara bagi Mesir, kekalahan ini menghentikan dongeng indah mereka setelah berhasil mencetak sejarah baru menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam 92 tahun.
Jalannya pertandingan
Sejak menit awal, Mesir langsung memperagakan taktik low-block disiplin tinggi yang dikombinasikan dengan serangan balik kilat. Strategi ini membuahkan hasil manis pada menit ke-15. Berawal dari umpan terukur Marwan Attia, bek Yasser Ibrahim yang maju membantu serangan sukses menyambut bola dengan sundulan mematikan untuk menaklukkan Emiliano Martinez. Argentina tertinggal 1-0.
Tersengat gol cepat lawan, Argentina langsung meningkatkan intensitas gempuran. Peluang emas menyamakan kedudukan lahir pada menit ke-21 setelah wasit menunjuk titik putih untuk Albiceleste. Sial bagi Argentina, Lionel Messi yang maju sebagai algojo gagal menunaikan tugasnya setelah sepakan penaltinya berhasil dibaca dan ditepis secara gemilang oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Anak-anak asuh Lionel Scaloni terus mengurung lini pertahanan Mesir di sisa waktu babak pertama. Namun, hingga turun minum, ketangguhan Shobeir dan barisan belakang Mesir sukses menjaga keunggulan 1-0 Mohamed Salah serta kolega.
Memasuki paruh kedua, Mesir sempat kembali mengejutkan jala Argentina lewat sepakan Mostafa Ziko. Beruntung bagi Argentina, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah melalui peninjauan ulang Video Assistant Referee (VAR).
Baca juga: Swiss vs Kolombia: Jhon Cordoba absen di Babak 16 Besar
Namun, gawang Emiliano Martinez benar-benar bobol untuk kedua kalinya pada menit ke-67. Haissem Hassan melepaskan umpan matang yang langsung disambar dengan tendangan keras oleh Mostafa Ziko. Papan skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan mengejutkan Mesir.
Dalam situasi kritis dan terancam angkat koper lebih cepat, mentalitas baja Argentina berbicara. Gelombang comeback dimulai pada menit ke-79. Lionel Messi menebus kesalahan penaltinya dengan mengirimkan umpan lambung akurat ke dalam kotak penalti yang langsung disundul dengan keras oleh bek Cristian Romero. Skor menipis menjadi 1-2.
Hanya berselang empat menit, tepatnya menit ke-83, publik Atlanta bergemuruh. Memanfaatkan umpan silang dari Gonzalo Montiel, Messi melepaskan tembakan voli spektakuler yang menghunjam deras ke dalam gawang Shobeir. Skor kembali sama kuat 2-2.
Petaka bagi Mesir akhirnya purna pada masa injury time menit ke-90+2. Melalui sebuah transisi kilat, Lautaro Martinez mengirimkan umpan silang manja yang sukses disambut oleh sundulan tajam Enzo Fernandez ke sudut gawang. Argentina berbalik unggul 3-2. Di sisa menit yang krusial, Mesir mencoba keluar menyerang total, namun skor 3-2 untuk kemenangan dramatis Argentina bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca juga:
Mesir tak silau dengan nama besar Argentina
Argentina vs Mesir: Upaya juara bertahan di 16 besar
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Argentina bangkit hentikan kejutan Mesir, menangi laga 3-2
Pewarta : Aldi Sultan
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
