Logo Header Antaranews Kepri

Petugas KPLP Tanjunguban Tertarik Belajar Jurnalistik

Kamis, 17 Oktober 2013 23:37 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Sejumlah petugas Kesatuan Pengamanan Laut dan Pantai Tanjunguban, Kabupaten bintan, Provinsi Kepulauan Riau merasa tertarik mempelajari ilmu jurnalistik.

"Menulis berita menjadi daya tarik tersendiri bagi kami, selain melaksanakan tugas harian. Tentu ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami untuk membuat rilis berita," kata staf senior Kesatuan Pengamanan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjunguban, Sukarto, Kamis.

Untuk mendalami ilmu jurnalistik tersebut, KPLP Tanjunguban bekerja sama dengan Aliansi jurnalis Independen (AJI) Batam. Mereka meminta beberapa pengurus AJI Batam sebagai pemateri.

"Kegiatan ini sudah dilaksanakan dua pekan. Setiap Rabu kami diberi pemahaman dasar-dasar jurnalistik, wawancara hingga pembuatan berita," ungkap Sukarto.

Pelatihan jurnalistik yang digagas Kepala Sub Seksi Operasi Pangkalan KPLP Tanjunguban Faizal itu diikuti belasan staf KPLP. Faizal berharap, dari kegiatan ini, para petugas bisa menulis berita dan juga membuat laporan harian yang terstruktur.

"Kami ingin meningkatkan pemahaman pegawai akan pentingnya menulis dalam kaidah jurnalistik agar mudah dipahami," kata Faizal, yang pernah menimba ilmu jurnalistik di Sekolah Jurnalistik Raja Ali Haji milik AJI Batam ini.

Menurut Faizal, melatih diri untuk cakap menulis sangatlah bermanfaat, baik bagi institusi tempat bekerja maupun secara individu. Ia menceritakan, sebagai pegawai KPLP yang memiliki tugas harian, setiap pegawai harus bisa memberikan laporan pekerjaan secara baik dan mudah dipahami.

"Setidaknya dengan belajar tentang jurnalistik bisa memperbaiki tulisan dalam membuat laporan. Misalnya ada kecelakaan kapal, kan perlu buat laporan," kata dia.

Sementara Ketua AJI Batam, Muhammad Zuhri, yang juga pemateri pada pelatihan jurnalistik itu mengatakan, kegiatan semacam ini kerap digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya memberikan pemahaman baik itu soal menulis maupun soal dunia jurnalistik.

"Kami memang kerap diminta sebagai narasumber kegiatan serupa. Mereka ada dari kalangan mahasiswa Batam dan Tanjungpinang, umum, hingga pegawai negeri," ujar Zuhri.

Ia menambahkan, saat ini AJI Batam juga memiliki Sekolah Jurnalistik Raja Ali Haji AJI Batam, dan AJI juga memiliki komunitas binaan Sahabat Muda yang terdiri mahasiswa, dan AJI juga bekerja sama dengan program Kepri Mengajar di Tanjungpinang.

Ke depan AJI juga tengah menggagas mendirikan LBH Pers.

"Mudah-mudahan di 2014 sudah berdiri LBH Pers AJI Batam," kata Zuhri.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026