Logo Header Antaranews Kepri

Ketua Bawaslu Pernah Ditawari Mobil

Jumat, 15 November 2013 20:52 WIB
Image Print
Ketua Bawaslu Muhammad (antaranews.com)

Batam (Antara Kepri) - Ketua Badan Pengawas Pemilu Muhammad mengaku pernah ditawari satu unit mobil merk Toyota Camry oleh seseorang dari anggota partai tertentu yang diantarkan langsung ke rumahnya.

Hal itu diceritakan kepada sekitar 40 orang peserta Pelatihan Pengawasan Pemilu bagi Media Massa dan Ormas tahun 2013 di Batam, Jumat.

Ia bercerita, seorang yang mengaku pengurus partai itu mendatangi rumahnya. Saat menyerahkan kunci mobil, tamunya itu menyatakan pemberian mobil itu tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2014.

"Saat menyerahkan, dia bilang, salam dari ketua, ini tidak ada kaitan 2014. Hanya mengantar amanah," kata Muhammad.

Dosen Universitas Hassanudin itu mengaku langsung menolak pemberian mobil. Ia tidak percaya mobil yang diberikan tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2014.

"Saya bilang, kalau tidak ada kaitannya dengan Pemilu, kenapa tidak kamu kasih ke tukang becak, kasih kunci ke yang lain," kata dia.

Ia pun mengaku marah kepada pemberi kunci dan mengancam memberikan rekomendasi kepada KPU untuk mencoret partai itu dari peserta Pemilu dan calon presiden yang diusung partainya tidak bisa menjabat presiden.

Muhammad pun langsung menelusuri struktur partai itu dalam data yang dimiliki Bawaslu untuk mengetahui siapa pengirim kunci mobil. Ternyata, kata dia, pengantar kunci mobil tidak terdapat dalam struktur partai.

"Ternyata memang bukan. Dia mirip-mirip perannya Fatonah, menghubungkan pejabat dengan orang dekat," kata dia.

Ia mengakui, sebagai pengawas Pemilu, Panwaslu dan Bawaslu sarat godaan dari peserta yang ingin mendapatkan keberpihakan dari panwas. Makanya, saat berjumpa dengan calon anggota legislatif yang memiliki uang, Muhammad selalu meminta tidak menggoda Panwaslu.

"Jangan begini, jangan goda kami," kata dia.

Sementara itu, selain Muhammad, Pelatihan Pengawas Pemilu bagi Media Massa dan Ormas tahun 2013 Bawaslu juga diisi pimpinan Bawaslu Nelson Simanjuntak, Daniel Zuchron dan Endang Wihdatiningtyas. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026