Logo Header Antaranews Kepri

GP Ansor Batam Ikrar Turut Jaga NKRI

Selasa, 19 November 2013 13:02 WIB
Image Print
Logo GP Ansor (antaranews

Batam (Antara Kepri) - Kader Pemuda Ansor Kota Batam menyatakan siap menjaga kedaulatan NKRI dan mengamalkan ajaran ahlussunah wal jama'ah, serta menjaga tradisi yang telah diwariskan para pendahulu ulama-ulama Nahdiyin, dalam prosesi pembaiatan di Pondok Pesantren Nurudh Dholam Batuampar, Senin malam.

Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Kepri, Baru Rohim mengatakan pembaiatan merupakan prosesi setelah Pelatihan Kader Dasar selama dua hari-dua malam di tempat tersebut.

"Setelah prosesi ini, di manapun sahabat sekalian berada, hendaknya junjung tinggi nilai-nilai Aswaja, pegang teguh janji setia untuk terus menegakkan NKRI," Kata Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Kepri, Baru Rohim.

Ia mengatakan nilai-nilai tersebut telah dilakukan oleh ulama-ulama NU dalam upaya turut merebut kemerdekaan Indonesia.

"Dalam sejarahnya pemuda Ansor turut berperan dalam merebut kemerdekaan negara ini," kata Baru.

Acara tersebut dihadiri Kyai Masruri Al Hafidz selaku pengasuh pondok pesantren salafiyah Nurudh Dholam, Sekretaris PW GP Ansor Kepulauan Riau Nurharyanto, Candra Ibrahim selaku ketua PC Ansor Batam.

Muhammad Irvan selaku sekretaris Ansor Batam, Sularno Menot Wakil Ketua Ansor Batam, Ketua KPUD Kota Batam Muhammad Saddan dan beberapa pengurus PAC GP Ansor Batuampar.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua PC GP Ansor Kota Batam Candra Ibrahim menyatakan, bahwa PKD ini merupakan amanah dari AD/ART organisasi.

Untuk PKD yang diselenggarakan di Ponpes Nurudh Dholam, kata Chandra, merupakan PKD percontohan, mengingat pelaksananya adalah Pengurus Anak Cabang. Namun demikian, PC Batam dan PW Kepri mensupport sepenuhnya.

"Ini satu hal yang luar biasa. Setingkat pengurus anak cabang dapat menyelenggarakan PKD, meskipun PC dan PW tetap mensupport," kata Candra.

Ia berharap, penyelenggaraan PKD tersebut akan menjadi contoh dan diikuti pengurus-pengurus pimpinan anak cabang lain.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026