Logo Header Antaranews Kepri

Warga Pesisir Batam Kesulitan Catatkan Pernikahan

Selasa, 28 Januari 2014 21:15 WIB
Image Print
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan (antarakepri.com)

Batam (Antara Kepri) - Warga yang tinggal di pulau-pulau pesisir Kota Batam kesulitan untuk mencatatkan pernikahan mereka di Kantor Urusan Agama dan catatan sipil akibat ketiadaan kantor pelayanan dan kurangnya sosialisasi mengenai penting memiliki buku nikah.

"Dulu UU Perkawinan tidak tersosialisasi sampai ke desa-desa, jadi pengetahuan masyarakat terbatas. Lagi, jauh untuk mengurusnya, lokasinya jauh dari pemerintahan," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Selasa.

Dari ribuan pasangan suami istri yang tinggal di pesisir, sekitar 900 pasangan belum memiliki buku nikah. Umumnya pasangan itu berusia lanjut.

Wali Kota mengatakan pihaknya akan terus menyosialisasikan pentingnya buku nikah sebagai dokumen negara, agar warga tertarik memiliki dokumen pernikahan.

Pemerintah kota juga akan mempermudah persyaratan pasangan yang sah untuk memiliki buku nikah.

"Asalkan pasangan resmi ya, bukannya pasangan zinah," kata Wali Kota.

Ia menghitung, jika satu pencatatan pernikahan membutuhkan dana sekitar Rp700 ribu, maka untuk 900 orang pasangan, Pemkot harus mengeluarkan Rp630 juta. "Hampir Rp1 miliar, untuk pencatatan saja," kata dia.

Meski besar, namun pemerintah berupaya membantu warga dengan membiayai pencatatan pernikahan.

"Mudah-mudahan pada 2015, sudah kami tangani semua," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam Sadri Khairuddin mengatakan dana pencatatan pernikahan membutuhkan dana yang besar, karena harus menghadirkan pihak dari pengadilan agama.

"Syarat untuk pernikahannya dicatatkan harus ada dua orang saksi," kata dia.

Ia mengatakan pemerintah akan menganggarkan biaya untuk pencatatan pernikahan warga di APBD Perubahan 2014 dan APBD 2015, sehingga seluruh pasangan sah sudah memiliki buku nikah sebelum pergantian tahun 2016.

"Tahun 2013, rencananya kami mencatatkan 500 pasangan, namun ternyata hanya 300 pasangan yang memenuhi syarat, sehingga 200 pasangan lagi akan kami catatkan tahun ini," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026